PAREPARE– Menindaklanjuti laporan Pemerintah Kota Parepare terkait dugaan kelangkaan gas elpiji 3 kg. Ketua DPC II Hiswana Migas Parepare, H. Ibrahim Mukti, Selasa, 12 Agustus 2025, bersama tim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan.
Hasilnya, distribusi gas bersubsidi di Parepare dinyatakan aman dan tidak ditemukan kekosongan stok. Sidak dilakukan oleh H. Ibrahim Mukti didampingi Asisten SDM/Caker Elpiji Wilayah IV, Muhdar, serta Manager Agen PT. Salma Utama Gas, Naya.
Mereka menyisir pangkalan dari empat agen resmi yang beroperasi di wilayah Parepare. “Kami langsung turun ke lapangan setelah menerima laporan dari Pemerintah Kota yang disampaikan Manager Pertamina. Tujuannya jelas, memastikan distribusi berjalan baik dan masyarakat tidak dirugikan,” ujar H. Ibrahim Mukti.
Data Stok LPG di Beberapa Pangkalan:
– Pangkalan NAKDIFA – Jl. Atletik
Stok: 37 tabung
– Pangkalan Muh. Zaini – Jl. Langsat
Stok: 11 tabung
– Pangkalan Sawati Dawali / Almira – Jl. Andi Letong
Stok: 47 tabung
Dari hasil pengecekan, seluruh pangkalan yang disidak memiliki stok elpiji 3 kg yang cukup dan siap didistribusikan ke masyarakat. Langkah cepat Hiswana Migas ini menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas distribusi energi rumah tangga.
Di tengah kekhawatiran warga, kehadiran langsung para pemangku kepentingan menjadi bukti bahwa keluhan masyarakat ditanggapi serius. “Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Jika ada keluhan, silakan sampaikan melalui jalur resmi. Kami siap turun langsung,” tambah Muhdar.
Hiswana Migas juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada isu kelangkaan yang belum terverifikasi. Distribusi elpiji 3 kg di Parepare masih dalam kondisi normal, dan pengawasan terus dilakukan secara berkala.(*)






