Sat Lantas Parepare Serukan: Cegah Anak Jadi Pelanggar dan Korban Lalu Lintas

Spanduk larangan berkendara bagi anak dibawah umur

PAREPARE — Kepolisian Resor Parepare melalui Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) resmi mengeluarkan Seruan Stop Berkendara Bagi Anak di Bawah Umur, Rabu, 29 Oktober 2025. Seruan ini ditujukan langsung kepada para orang tua sebagai bentuk edukasi dan peringatan akan bahaya yang mengintai anak-anak yang belum cukup umur namun sudah mengendarai sepeda motor di jalan raya.

Spanduk besar bertuliskan “Sayangi Anak Anda, Stop Berkendara di Bawah Umur” kini terpajang di simpang empat alun-alun kota , tepat di depan kantor Sat Lantas Polres Parepare. Lokasinya yang strategis membuat pesan tersebut mudah terbaca oleh pengendara yang melintas, terutama para orang tua yang mengantar anak ke sekolah atau beraktivitas di pagi hari.

Bacaan Lainnya

AKP Muh. Arsyad, Kepala Sat Lantas Polres Parepare, menegaskan bahwa fenomena anak di bawah umur yang nekat berkendara masih sering dijumpai di lapangan. Bahkan, banyak di antaranya yang tidak mengenakan helm, berboncengan tanpa pengaman, melaju dengan kecepatan tinggi, dan menerobos rambu lalu lintas. “Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi juga ancaman nyata terhadap keselamatan anak dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Arsyad dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, anak-anak usia belasan tahun belum memiliki kemampuan berkendara yang matang. Mereka cenderung mudah panik, belum bisa mengontrol emosi, dan kurang memahami situasi lalu lintas. Minimnya pengalaman membuat mereka sulit mengantisipasi kondisi darurat seperti pengereman mendadak, menghindari tabrakan, atau menghadapi cuaca buruk.

Edukasi kepada orang tua menjadi kunci utama dalam mencegah praktik berkendara di bawah umur. Orang tua perlu memahami bahwa memberikan izin kepada anak untuk membawa motor bukanlah bentuk kasih sayang, melainkan potensi membahayakan nyawa.

“Anak-anak sering meremehkan bahaya, tidak memperhitungkan jarak aman, dan tidak paham pentingnya kecepatan sesuai kondisi jalan. Ini kombinasi berbahaya yang membuat mereka sangat rentan mengalami kecelakaan,” terang AKP Arsyad.

Sat Lantas Parepare mengajak seluruh orang tua untuk lebih tegas dan bijak dalam mendidik anak soal keselamatan berlalu lintas. Memberikan pemahaman sejak dini, membatasi akses terhadap kendaraan bermotor, dan menjadi teladan dalam berkendara adalah langkah awal yang penting.

Ingat, keselamatan anak bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi juga tanggung jawab keluarga. Jangan biarkan anak Anda menjadi korban karena kelalaian yang bisa dicegah.(*)

Pos terkait