LUWU – Kiprah perempuan dalam kepemimpinan desa kembali mencuri perhatian. Kepala Desa Padang Kalua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Umi S.Pd., M.M, resmi dipercaya mengemban amanah strategis sebagai Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APDESI Sulawesi Selatan.
Penunjukan ini bukan sekadar rotasi jabatan organisasi, melainkan bentuk pengakuan atas kapasitas, pengalaman dan rekam jejak panjang Umi dalam dunia pemerintahan desa serta aktivitas sosial kemasyarakatan.
Di tengah tantangan pembangunan desa yang semakin kompleks, kehadiran sosok perempuan di posisi strategis tingkat provinsi dinilai menjadi energi baru dalam mendorong perubahan yang lebih inklusif, progresif, dan berkelanjutan.
Figur Berpengalaman dan Multiperan
Lahir di Palopo, 25 September 1983, Umi dikenal sebagai figur yang memiliki latar belakang pendidikan kuat hingga jenjang Strata Dua (S2). Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di wilayah Luwu dan Palopo, sebelum melanjutkan ke perguruan tinggi:
1. S1 di Universitas Cokroaminoto Palopo.
2. S2 di STIE Artha Budi Iswara Surabaya.
Tak hanya unggul secara akademik, Umi juga memiliki pengalaman kerja yang beragam. Ia pernah menjabat sebagai Kasi Pemerintahan di Kabupaten Luwu, aktif sebagai MC profesional, hingga menjadi pelaku usaha melalui ANR 39 Car Wash and Coffeeshop.
Kini, sebagai Kepala Desa Padang Kalua, ia dikenal aktif mendorong pembangunan berbasis potensi lokal serta pemberdayaan masyarakat.
Rekam Jejak Organisasi Yang Kuat
Kepercayaan sebagai Sekretaris Umum DPD APDESI Sulsel tidak datang secara instan. Umi telah lama aktif dalam berbagai organisasi, di antaranya:
1. Sekretaris Bhayangkari Ranting Walenrang.
2. Sekretaris PMI Kecamatan Bua.
3. Ketua Girls Brio Squad Palopo.
4. Manager Tim Bua Volleyball Club.
5. Sekretaris APDESI Kabupaten Luwu.
6. Sekretaris APDESI Sulawesi Selatan.
Pengalaman tersebut membentuknya sebagai figur organisatoris yang matang, komunikatif, dan mampu menjembatani berbagai kepentingan.
Fokus Nyata Untuk Desa
Dalam perannya, Umi menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan desa yang terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat. Beberapa fokus utamanya meliputi:
1. Penguatan infrastruktur desa
2. Pemberdayaan sektor pertanian dan nelayan
3. Pengembangan kapasitas generasi muda/milenial
4. Optimalisasi potensi alam dan wisata desa
5. Peningkatan layanan kesehatan, khususnya ibu dan anak
Menurutnya, desa harus menjadi pusat pertumbuhan baru yang tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu bersaing.
Membawa Semangat Pelayanan
Umi juga dikenal dengan motto pelayanan yang sederhana namun sarat makna, Magatti, Maballo dan Masola.
Nilai ini mencerminkan komitmennya untuk bekerja dengan cepat, tepat, dan penuh kepedulian terhadap masyarakat.
Harapan Baru DPD APDESI Sulawesi Selatan
Dengan ditunjuknya Umi sebagai Sekretaris Umum DPD APDESI Sulawesi Selatan, banyak pihak menaruh harapan besar akan lahirnya tata kelola organisasi yang lebih solid, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan riil desa.
Kehadirannya diyakini tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga menjadi simbol bahwa perempuan mampu tampil sebagai motor penggerak pembangunan desa di tingkat yang lebih luas.
Di tengah dinamika pembangunan, langkah Umi berharap kedepannya akan membawa DPD APDESI Sulawesi Selatan semakin progresif dan berdaya saing, sekaligus menjawab tantangan besar yang dihadapi desa-desa di Sulawesi Selatan.(*)






