PAREPARE— Puluhan mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan Guest Lecture yang menghadirkan dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI) IAIN Parepare. Kuliah tamu ini digelar secara hibrid sebagai bagian dari penguatan kerja sama akademik melalui program pertukaran dosen antarperguruan tinggi.
Dr. Hj. Saidah, M.H.I., tampil sebagai narasumber dengan mengangkat tema “Hukum Perkawinan Adat di Sulawesi: Akulturasi Budaya dan Hukum Islam.” Dalam pemaparannya, ia mengulas komprehensif dinamika hukum perkawinan adat di Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Saidah menekankan pentingnya memahami akulturasi budaya lokal dengan hukum Islam sebagai khazanah keilmuan hukum keluarga di Indonesia.
Turut hadir Wakil Dekan I Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu, Dr. Ahmad Arief, yang mewakili Dekan, serta Ketua Prodi HKI, Dr. Nurinayah, yang bertindak sebagai moderator. Dalam sambutannya, Ahmad Arief menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berterima kasih kepada FAKSHI IAIN Parepare atas komitmen membangun kemitraan strategis. Ia berharap kerja sama ini tidak hanya terbatas pada pendidikan, tetapi juga berkembang ke bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari interaksi aktif selama sesi tanya jawab. Sejumlah mahasiswa mengajukan pertanyaan kritis terkait praktik perkawinan adat yang masih berlangsung di daerah mereka, mulai dari mahar hingga prosesi adat yang sering kali menimbulkan perdebatan hukum. Diskusi ini membuka ruang refleksi bahwa hukum keluarga Islam tidak bisa dilepaskan dari konteks sosial-budaya masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran lintas kampus. Mahasiswa menilai kehadiran dosen tamu dari IAIN Parepare memberi perspektif baru sekaligus memperkaya pemahaman mereka tentang pluralitas hukum di Indonesia. “Kami merasa mendapatkan wawasan segar yang tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis,” ujar salah seorang mahasiswa peserta.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi akademik antarperguruan tinggi sekaligus membuka ruang diskusi ilmiah yang konstruktif bagi mahasiswa. Ke depan, sinergi antara FAKSHI IAIN Parepare dan Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu diharapkan terus ditingkatkan guna mendukung pengembangan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan.(*)






