Hardiknas, Ketua Komisi III: Ini Momentum Pemerataan Kualitas Pendidikan

Bupati Majene didampingi Ketua komisi III DPRD, Jasman saat menghadiri upacara hardiknas di pendopo rujab Bupati Majene.

MAJENE – Peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) di Kabupaten Majene tahun 2026 menjadi menarik dan penuh perhatian banyak pihak. Pasalnya, saat menghadiri upacara peringatan hardiknas di pendopo rujab Bupati Majene, Ketua Komisi III DPRD Majene, Jasman, S.IP, memberikan pernyataan yang mengundang perhatian banyak peserta upacara yang hadir di acara itu. Peringatan Hardiknas berlangsung khidmat di Lapangan Pendopo Rujab Bupati Majene, Sabtu 2 Mei 2026.

Di tengah kemeriahan perayaan hardiknas, Ketua Komisi III DPRD Majene Jasman turut hadir menyaksikan langsung upacara tersebut. Dia mengatakan kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan protokoler semata, melainkan sebagai bentuk komitmen nyata lembaga legislatif dalam mengawal arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Majene yang dikenal sebagai pusat pelayanan pendidikan di Sulawesi Barat (Subar)

Bacaan Lainnya

Tidak berhenti sampai disitu, Jasman juga menegaskan bahwa momentum Hardiknas tahun ini harus menjadi pijakan untuk mengevaluasi pemerataan kualitas pendidikan di Bumi Assamalewuang ini.

Alasannya, bahwa tantangan dunia pendidikan di Kabupaten Majene ke depan bukan lagi sekadar soal akses, melainkan tentang standarisasi mutu antara sekolah yang berada di pusat kota dan sekolah yang ada di pelosok desa dan masih sulit terjangkau tranportasi kendaraan umum.

“Hal ini yang kita tidak ingin ada jurang pemisah antara kualitas pendidikan di pusat kota dengan wilayah pelosok seperti di pegunungan maupun pesisir,” cetus Jasman.

Karena itu, sebagai Ketua Komisi III yang juga membidangi pendidikan ingin memastikan lembaga legislatif akan terus hadir dan bersinergi dengan Disdikpora untuk dapat mengakomodir alokasi anggaran tepat sasaran, terutama pada perbaikan sarana prasarana dan peningkatan mutu tenaga pendidik tersebut.

Dilanjutkan, sebagai legislator dari Fraksi Demokrat penting memberikan apresiasi yang tinggi kepada para guru, terutama yang bertugas di daerah terpencil tanpa mengenal lelah dengan situasi dan kondisi yang ada.

” Terlebih dedikasi tenaga pendidik adalah merupakan kunci utama dalam mencetak generasi emas di Kabupaten Majene di masa mendatang,” sebutnya lagi.

Demikian pula tambahnya, pendidikan adalah investasi jangka panjang. Sehingga Komisi III berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak tenaga pendidik dan memastikan semua program beasiswa bagi siswa kurang mampu tetap menjadi prioritas utama bagi Pemda Majene.

Maka melalui momentum ini, DPRD Kabupaten Majene berharap sektor pendidikan dapat terus bertransformasi ke arah digitalisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan kearifan lokal Mandar yang menjadi identitas daerah dari masa ke masa. (Ahp)

Pos terkait