POLMAN,– Personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kembali berjibaku melawan si jago merah pada Selasa (2/6/2026) sore.
Hanya beberapa jam setelah menangani kebakaran tragis di Desa Tapango Barat yang merenggut nyawa seorang lansia, peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah pesisir Polman, tepatnya di Calo-Calo, Lingkungan Tinambung, Kecamatan Tinambung.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 WITA tersebut melanda rumah milik Salma (31). Beruntung, kesigapan warga yang segera melaporkan kejadian serta respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api meluas ke permukiman padat penduduk di sekitar lokasi.
Personel Regu Pos Damkar Kecamatan Tinambung, Muhammad Sufyan Tsauri, mengatakan laporan kebakaran diterima posko tepat pukul 15.00 WITA. Setelah menerima informasi dari warga, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran.
“Informasi masuk ke posko sekitar pukul 15.00 WITA. Berkat laporan cepat dari warga, kami segera menuju lokasi dan hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk tiba di tempat kejadian. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penanganan secara cepat dan terukur,” ujar Sufyan.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati api telah menghanguskan satu unit kulkas dua pintu dan mulai merambat ke sebagian dinding rumah. Namun karena kebakaran terdeteksi sejak dini, proses pemadaman dan lokalisasi api dapat dilakukan dengan cepat sehingga tidak sempat menyebar ke bagian bangunan lainnya.
Menurut Sufyan, proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung kurang dari lima menit. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama yang baik antara warga dan petugas di lapangan.
“Alhamdulillah, struktur utama bangunan rumah berhasil kami selamatkan. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sangat singkat karena api cepat diketahui dan segera ditangani,” jelasnya.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar, Imran, S.IP., M.M., membenarkan adanya dua peristiwa kebakaran yang terjadi dalam satu hari di wilayah berbeda.
Ia mengapresiasi kesiapsiagaan personel Damkar Polman, khususnya Pos Damkar Tinambung yang mampu merespons kejadian dengan cepat setelah sebelumnya jajaran Damkar juga menangani kebakaran besar di Tapango Barat.
“Hari ini kesiapsiagaan personel Damkar Polman benar-benar diuji dengan adanya dua kejadian kebakaran di kecamatan yang berbeda. Setelah penanganan di Tapango Barat, sore harinya Pos Damkar Tinambung kembali bergerak cepat.
Respons warga yang segera melaporkan kejadian sangat membantu kami dalam mencegah api meluas sehingga kerugian dapat ditekan seminimal mungkin,” kata Imran.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Lingkungan Calo-Calo, Kecamatan Tinambung, telah dinyatakan aman dan terkendali sepenuhnya. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, kerugian materiil diperkirakan berkisar antara Rp 5 – 10 juta akibat hangusnya satu unit kulkas dua pintu serta kerusakan pada sebagian dinding rumah. Nilai kerugian tersebut masih dalam proses pendataan dan inventarisasi oleh pihak terkait.
Berdasarkan data Pos Damkar Tinambung, kebakaran dilaporkan pada pukul 15.00 WITA dengan waktu respons lima menit. Satu unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi dan proses pemadaman berhasil dituntaskan dalam waktu kurang dari lima menit. Operasi penanganan dipimpin oleh Muhammad Sufyan Tsauri bersama Regu Piket Pos 1 dan Pos 2 Damkar Tinambung.(*)






