Sabar, Ramah, dan Mendadak Pergi: Shaiful Horry Tinggalkan Jejak di Kota Cinta

PAREPARE– Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Parepare. Kepala KSOP Parepare, Shaiful Horry, S.H., M.M., berpulang ke rahmatullah pada 7 Juli 2026 pukul 23.59 WIB.

Almarhum yang dikenal ramah dan murah senyum itu dimakamkan di TPU Keputih, Jawa Timur. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan jajaran Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Bacaan Lainnya

Riwayat Hidup dan Karier:

Shaiful Horry lahir di Sumenep, 12 Agustus 1971. Dengan NIP 19710812 199009 1 001, beliau meniti karier panjang di dunia pelabuhan dan kesyahbandaran. Sejak 1 Oktober 2018, almarhum menyandang pangkat Pembina Tk.I (IV/b).

Sejak 16 Agustus 2022, beliau dipercaya menjabat sebagai Kepala KSOP Kelas III Parepare, Sulawesi Selatan. Dalam perjalanan kariernya, almarhum pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, di antaranya:

– Kepala Kantor UPP Kelas II Dabo Singkep, Kepulauan Riau
– Kepala KSOP Kelas IV Pangkalan Susu, Sumatera Utara
– Kabid Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan KSOP Utama Tanjung Perak, Jawa Timur
– Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Utama Makassar, Sulawesi Selatan
– Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Utama Tanjung Perak, Jawa Timur

Almarhum berdomisili di Gubeng Kertajaya A5-F/36 Airlangga, Surabaya, Jawa Timur. Beliau meninggalkan seorang istri, Shinta Irani, serta tiga anak:
– Shani Laksamana Cakrawala
– Shandra Aksan Bahari
– Shasita Khalila Z Horry

Di mata penulis, almarhum adalah sosok yang sabar dan penuh kebaikan. Saya bersumpah beliau orang baik. Kenangan terakhir yang begitu membekas adalah ketika beliau memberikan sebuah baju, sambil berkata sederhana namun penuh makna: “Baju ini mas, alhamdulilah anak saya lulus kuliah.” Ucapan itu disampaikan beberapa bulan lalu, dan kini terasa begitu menggetarkan hati.

Informasi atas berpulangnya almarhum disampaikan langsung oleh Humas KSOP Parepare, Eko Parayetno yang hadir di lokasi pemakaman. “Beliau tidak sakit, mendadak sakit dada,” singkatnya.

Kepergian beliau yang begitu cepat menjadi kehilangan besar bagi dunia pelabuhan Indonesia. Semasa hidupnya, Shaiful Horry dikenal sebagai pemimpin yang tegas namun humanis, selalu mengedepankan komunikasi yang baik dengan bawahan maupun mitra kerja.
Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan…..

Pos terkait