PANGKEP– Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Muhammad Sadar, S.E., membuka masa reses dan temu konstituen Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 dengan menyerap langsung aspirasi warga Kelurahan Anrong Appaka, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Rabu, 22 Juli 2026.
Reses perdana ini menjadi momentum awal penjaringan kebutuhan masyarakat untuk penyusunan program dan penganggaran Tahun Anggaran 2026. Hadir dalam kegiatan Lurah Anrong Appaka Bambang Mulyadi, S.Kom., jajaran Partai NasDem, Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur Kesra, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Muhammad Sadar menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin, melainkan kewajiban anggota DPRD untuk mendengar langsung suara rakyat. “Setiap usulan yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan agar dapat menjadi bagian dari pembahasan program dan anggaran tahun 2026,” ujar legislator NasDem tersebut.
Dialog warga menyorot kebutuhan mendesak berupa pemasangan lampu penerangan jalan di ruas perbatasan Anrong Appaka–Tekolabbua serta jalur Bonto Perak–Anrong Appaka. Selain itu, perbaikan jalan penghubung Anrong Appaka–Bonto Perak juga menjadi tuntutan karena kondisi rusak dinilai menghambat aktivitas masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Sadar memastikan seluruh masukan akan diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. “Kami berharap masyarakat terus menyampaikan kebutuhan yang menjadi prioritas,” tegasnya.
Reses kali ini juga menjadi ajang konsolidasi politik di tingkat akar rumput. Kehadiran kader Partai NasDem bersama unsur pemerintah kelurahan memperlihatkan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat. Namun, warga menekankan agar aspirasi tidak berhenti di catatan, melainkan benar-benar diwujudkan dalam bentuk program nyata.
Kebutuhan penerangan jalan dan perbaikan infrastruktur bukan sekadar permintaan teknis, melainkan indikator minimnya perhatian pemerintah terhadap fasilitas dasar di wilayah Pangkep. Aspirasi ini sekaligus menjadi ujian bagi DPRD Sulsel dalam memastikan anggaran 2026 tidak hanya terserap, tetapi juga tepat sasaran.






