Cemarkan Nama Baik Taufan Pawe, Dua Warga Parepare Penyebar Berita Hoax Diamankan Polisi

PAREPARE, KILASSULAWESI– Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel meringkus dua warga Kota Parepare. Keduanya yakni,  Kaharuddin (52), warga Jalan Bau Massepe Kota Parepare dan Iksan Ishak (53), warga Jalan Kusuma Kota Parepare.

Dalam catatan kepolisian, keduanya sebelumnya  berstatus daftar pencarian orang (DPO), dalam tindak pidana penyebar berita bohong (Hoax) yang menuding Wali Kota Parepare menerima uang senilai Rp1,5 Miliar.

Bacaan Lainnya

Korban Walikota Parepare Dr H. Muh. Taufan Pawe SH MH. Merasa nama baiknya dicemarkan sehingga melayangkan laporan dengan nomor laporan polisi terigestrasi LPB/231/VI/2019/SPKT tanggal 27 Juni 2019, pelapor Suriani SH.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani di Mapolda Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis, 29 Agustus 2019.

Menurut korban dalam laporannya, kata Dicky bahwa pada bulan Juni 2019 lalu, pelaku Kaharuddin melalui akun facebooknya bernama “La Poluz Ogy Pare” memposting surat pernyataan tentang penerimaan uang sebesar Rp1,5 Miliar yang melibatkan Walikota Parepare  Taufan Pawe.

“Setelah peryataan pelaku Kaharuddin melalui akun facebooknya bernama “La Poluz Ogy Pare” memposting surat pernyataan tentang penerimaan uang sebesar 1,5 Miliar yang melibatkan Walikota Parepare  Taufan Pawe, selanjutnya pelaku Iksan Ishak pemilik akun FB “Iksan Ishak” meneruskan peryataan Kaharuddin itu melalui akunnya,” beber Dicky menirukan laporan pihak pelapor.

Laporan korban kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel yang turun menyelidiki keberadaan pelaku yang sudah dikantongi identitas dan ciri-cirinya itu.

“Proses penyelidikan berbuah hasil pada Selasa tanggal 27 Agustus 2019 setelah  para pemilik akun, ditemukan bahwa pelaku tengah  berada di Kota Parepare. Tak butuh waktu lama Tim Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel bergerak ke Parepare. Hasilnya dua orang pelaku dibekuk masing-masing di rumahnya,” jelas Dicky.

Selain mengamankan keduanya sambung Dicky. Turut disita barang buktinya berupa dua lembar screenshot postingan surat pernyataan pada akun facebook La Poluz Ogy Pare dan akun FB Iksan Ishak dan dua unit gawai.

“Motif kedua pelaku masih didalami oleh Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel. Berdasarkan aduan korban jika terbukti maka keduanya dijerat pasal yang di sangkakan, pasal 27 ayat 3 Undang-undang  RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang  RI No.11 tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 14 ayat 1 dan Pasal 15 UU RI no 1 Tahun 1946 tentang Berita Bohong (Hoax), ” pungkas Dicky.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *