KILASSULAWESI.COM, MAJENE–Dalam rangka pegelaran pentas seni dan pawai budaya nusantara di Jakarta, maka pihak pemkab melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar menggelar Konser Pamit Tim Pawai Budaya Nusantara Provinsi Sulawesi Barat, Senin 7 Oktober 2019, malam di Pendopo Rujab Bupati Majene.
Dalam pegelaran konser pamit tim pawai budaya tersebut dihadiri Bupati Majene H Fahmi Massiara bersama Ibu serta yang mewakil Gubernur Sulbar atau Staf ahli bidang kemasyarakatan, H Ibrahim, Wakil Bupati H Lukman, Sekda Andi Achmad Syukri unsur Forkopimda, serta para staf ahli, asisten dan pimpinan OPD pemkab Majene termasuk camat dan sejumlah kabag.
Seperti diketahui peserta ini akan tampil pada tanggal 12 – 13 Oktober 2019 di Jakarta yang terdiri atas perwakilan dari Kabupaten Majene diwakili SMAN 2 Majene, Kabupaten Polman, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa. Bupati Fahmi dalam sambutannya mengatakan, konser budaya nusantara sudah memiliki tempat tersendiri di tingkat Nasional, dengan menampilkan berbagai macam ragam budaya dari semua penjuru nusantara. “Dan Alhamdulillah Provinsi Sulbar tahun ini juga turut serta ambil bagian, ini adalah wujud rasa cinta kita kepada budaya lokal yang ada di daerah kita sendiri,” ucap Fahmi.
Fahmi melanjutkan, biasanya yang akan menarik perhatian adalah atraksi budaya yang punya ciri khas tersendiri dengan kolaborasi yang kuat dari Kabupaten Majene, Polman, Mamasa dan Mamuju.Terlebih lagi yang mengusung tema “Tette” dari Provinsi Sulbar. “Ini adalah sebuah persembahan yang cukup atraktif ditampilkan di Jakarta, karena seperti kita ketahui bersama bahwa di tanah Mandar ini banyak hasil tenunan khas yang ada, seperti ada Sa’be dari Majene dan Polman, ada juga Sukomandi dari Mamuju, dan ada juga tenunan khusus dari Mamasa,” sebutnya lagi.
Maka, lanjutnya dengan kolaborasi tersebut akan membuat persembahan yang luar biasa. Sehingga selaku pemerintah Kabupaten Majene sangat mengapreseasi apa yang telah dilakukan oleh panitia serta juga ucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar yang telah menempatkan malam pelepasan peserta Pawai Budaya Nusantara di Kabupaten Majene.
Sementara sambutan Gubernur Sulbar, diwakili staf ahli bidang Kemasyarakatan, Drs. H. Ibrahim, berharap Sulbar akan kembali mengulang sukses seperti halnya pada tahun 2018 – 2009 dan di tahun 2013 lalu. “Saya mengucapkan apreseasi yang setingi tingginya kepada adik adik peserta dari Sulbar yang akan ikut Pawai Budaya Nusantara, semoga apa yang telah digeluti selama latihan dalam tempo tiga bulan ini akan membuahkan hasil yang maksimal. Selamat Berjuang, dan akan mengangkat harkat dan martabat Provinsi Sulbar di pentas Nasional,” harapnya. (edy/ade)






