Penilaian Terakhir Lomba PKK di Minasa Baji, Kades Sampaikan Terima Kasih dan Tekankan Semangat Membangun Desa

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros, Apt. Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, S.Si., saat tiba di Desa Minasa Baji, Kecamatan Bantimurung, disambut dengan tari Paduppa dan atraksi angngaru dalam rangka penilaian terakhir Lomba PKK tingkat Kabupaten Maros tahun 2026.

MAROS – Penilaian terakhir Lomba Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat Kabupaten Maros tahun 2026 berlangsung di Desa Minasa Baji, Kecamatan Bantimurung, Rabu (12/08/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan penyambutan tari Paduppa, atraksi angngaru, serta senam lansia.

Bacaan Lainnya

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros, Apt. Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, S.Si., turut hadir dalam kegiatan penilaian tersebut. Kehadiran jajaran TP PKK Kabupaten Maros menjadi bagian dari rangkaian evaluasi pelaksanaan program PKK di tingkat desa dan kelurahan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Maros, Idrus di dampingi oleh Kepala Desa Minasa Baji Umar Bakkara, S.IP.

Adapun yang turut hadir, Camat Bantimurung SM. Iskandar Zulkarnain Assagaf, S.E., Ketua TP PKK Kecamatan Bantimurung Sohra Iskandar, S.Pd.I., Ketua TP PKK Desa Minasa Baji Sulmiati Umar, S.IP., Ketua APDESI Merah Putih Maros, Lenni Marlina, S.E., para Kepala Desa, Lurah, Ketua TP PKK Desa dan Kelurahan serta unsur Forkopimcam.

Dalam sambutannya, Kadis PMD Kabupaten Maros, Idrus tidak hanya menyoroti pentingnya pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mengingatkan masyarakat mengenai bahaya perdagangan orang atau human trafficking yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

“Perdagangan orang atau yang populer dengan sebutan human trafficking kini bukan lagi menjadi isu kecil yang bisa dianggap remeh,”ujar Idrus.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan, khususnya ke luar negeri, yang menjanjikan gaji besar.

Menurutnya, masyarakat perlu memastikan informasi dan prosedur pekerjaan secara jelas sebelum menerima tawaran tersebut.

“Eksploitasi dan kekerasan terhadap orang, terutama perempuan dan anak, sangat rentan terjadi,”tegasnya.

Idrus menilai ancaman perdagangan orang membutuhkan kewaspadaan bersama. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran pekerjaan yang berpotensi menempatkan seseorang dalam situasi eksploitasi.

“Pemerintah perlu terus mematangkan program perlindungan dan pencegahan,”katanya.

Menurut Idrus, langkah perlindungan dan pencegahan tersebut diperlukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus melindungi para korban perdagangan orang. Karena itu, perhatian terhadap persoalan tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Agar masyarakat mendapatkan rasa aman sekaligus para korban perdagangan orang dapat terlindungi,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Minasa Baji Umar Bakkara, S.IP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta mendukung pelaksanaan penilaian Lomba PKK di Desa Minasa Baji.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maros, Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros, Kecamatan Bantimurung, serta seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik,”ujar Umar Bakkara.

Menurut Umar, pelaksanaan penilaian Lomba PKK tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk melihat kembali berbagai program pemberdayaan yang telah dilaksanakan di tengah masyarakat. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas program ke depan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi masyarakat Desa Minasa Baji untuk terus bergerak, berpartisipasi dan membangun desa melalui program-program pemberdayaan keluarga dan masyarakat,”katanya.

Umar menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung pembangunan desa. Karena itu, semangat kebersamaan antara pemerintah desa, TP PKK, kader dan masyarakat perlu terus dijaga agar berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata.

Penilaian di Kecamatan Bantimurung menjadi rangkaian terakhir pelaksanaan Lomba PKK antar desa dan kelurahan se-Kabupaten Maros tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat gerakan PKK sekaligus meningkatkan kualitas administrasi dan pelaksanaan program PKK di tingkat desa dan kelurahan.

Dengan berakhirnya penilaian di Desa Minasa Baji, seluruh rangkaian penilaian Lomba PKK tingkat Kabupaten Maros tahun 2026 telah terlaksana.

“Bagi kami kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, pemberdayaan keluarga serta pembangunan desa yang berkelanjutan,”tuturnya.(*)

Pos terkait