Puluhan Kades Asal Polman Studi Banding ke Desa Ponggok, Klaten

KILASSULAWESI.COM, JATENG– Puluhan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat melakukan studi banding atau pengembangan wawasan
ke Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Senin 7 Oktober 2019.

Rombongan para Kades ini dikordinatori oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Polman, Azwar Jasin dan Wakil Bupati Polman HM Natsir Rahmat. Dalam kunjungan pengembangan wawasan, dua camat pun ikut serta yakni Camat Campalagian, Muh.Ilyas dan Camat Matakali, Sulaeman Makka.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa( DPMD), Azwar Jasin mengatakan, kegiatan bertujuaan agar bagaimana para Kades di Kabupaten Polman bisa juga melakukan inovasi yang sama, sebab di Desa Ponggok ini semua potensi yang ada itu dimanfaatkan baik dari SDMnya maupun Badan Usahanya.

” Kita juga mau hasil dari kunjungan ini para Kades dapat mengambil output dari Desa Ponggok, supaya desa mereka juga bisa maju dan sejajar dengan desa yang sudah maju di Indonesia. Apa lagi sesuai dengan gagasan Bapak Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar bahwa tahun 2020 Satu Desa 1 Inovasi,”katanya. Olehnya itu, kata Azwar, nantinya tiap desa harus memiliki inovasi dan harus bisa berbuat dan memanfaatkan potensi yang ada. “Inovasi Desa tersebut akan di launching di malam HUT Polman,”ungkap Azwar.

Sementara itu, Wakil Bupati Polman HM.Natsir Rahmat berharap agar  para Kades yang berangkat ini betul betul bisa memanfaatkam moment perjalanan ini sebaik mungkin. ” Jangan kunjugan ini dianggap sebagai agenda pergi hura hura atau hiburan. Tapi kunjugan ini adalah bagaimana mereka juga bisa berinovasi seperti Desa Ponggok yang Sukses menata Desa Dan Badan Usahanya,”ungkapnya.

Ponggok adalah sebuah Desa yang terletak di Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai 1.488 jiwa. Desa Ponggok saat ini telah dikembangkan menjadi Desa wisata air, mengingat Desa Ponggok memiliki potensi air yang melimpah. Di Desa Ponggok terdapat beberapa umbul seperti Umbul Besuki, Umbul Sigedang, Umbul Ponggok, Umbul Kapilaler, serta Umbul Cokro. Pada setiap umbul ini dapat dijumpai pemandangan alam yang indah serta air yang jernih, didukung dengan suasana pedesaan yang asri maka sangat sesuai jika desa ini dikembangkan menjadi sebuah Desa Pariwisata Desa Ponggok jni Luasnya 77.2255 Ha dengan Jumlah penduduk1.488 dan Kepadatan1.748 Jiwa/Km2

Selain dikembangkan untuk daerah wisata, sumber air yang melimpah dimanfaatkan oleh warga Desa Ponggok untuk membudidayakan ikan, terutama ikan nila. Desa Ponggok memiliki lahan potensial seluas 8.0 ha dan lahan yang digunakan untuk usaha di sektor perikanan seluas 5 ha dengan penghasilan produksi 0.57 ton perhari. Selain budidaya ikan Nila di Desa Ponggok juga terdapat budidaya udang galah, dimana budidaya ini dapat menghasilkan 1 kuintal perbulan. Selain udang galah dan nila, warga desa juga mulai mengembangkan budidaya ikan koi sebagai alternatif untuk mendapatkan penghasilan.

Potensi Desa Ponggok lainnya adalah adanya perhatian yang besar terhadap perkembangan Desa Ponggok baik dari warga masyarakat Desa Ponggok maupun aparat Desa Ponggok. Selain itu Desa Ponggok memilik banyak lembaga desa (institusi lokal) yang mendukung perkembangan dan pembangunan pariwisata di Desa Ponggok seperti BUMDES, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), Pokdakan, Unit Pengelola Lingkungan (UPL), dan Unit Pengelola Sosial (UPS).(Laporan: Erwin/ade)

Pos terkait