Cegah Korona, BRPBAP3 Maros Lakukan Ini

KILASSULAWESI.COM, MAROS – Dalam upaya melakukan penanggulangan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia memberikan cairan desinfektan secara gratis kepada masyarakat yang berada di Kabupaten Maros.

Cairan desinfekan berbahan dasar Klorin 90 persen itu sebelumnya telah diracik ulang oleh pihak Laboratorium BRPBAP3 Maros, untuk memenuhi standar desinfektan yang dianjurkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Kepala BRPBAP3 Maros, Indra Jaya, menjelaskan dimana ide tersebut muncul dari teman-teman lab BRPBAP3 Maros, apalagi pihkanya memang telah memiliki akses untuk mendapatkan bahan baku pembuatan desinfektan dimana pihaknya memang telah mempunyai ilmu sesuai petunjuk yang dikeluarkan oleh LIPI. “Kami mempunyai kemampuan itu, makanya kami bergerak bersama teman-teman untuk membagikannya kepada masyarakat secara gratis,” ujarnya saat ditemui di Kantornya Jalan Makmur Dg Sitakka Maros, Minggu, 19 April 2020.

“Bahan desinfektan ini khusus untuk desinfeksi permukaan, bukan untuk manusia, tapi untuk benda mati sesuai petunjuk yang bisa kita lihat di website resmi Covid19.go.id.,” tambahnya.

Indra Jaya melanjutkan, untuk kapasitas peracikan desinfektan, pihaknya mampu melakukan peracik sebanyak satu ton atau 1000 liter setiap harinya yang sudah siap untuk dibagikan kepada masyarakat Maros yang sebelumnya terlebih dahulu didata lokasi penggunaan cairan dan jumlah cairan yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami menyiapkan sesuai kebutuhan, karena barang ini juga tidak boleh lama tinggal, jadi fresh kami buatkan sesuai dengan kebutuhan dan kami bagikan dan alhamdulillah dari tanggal 18 April lalu, kami sudah membagikan ke masyarakat sebanyak satu ton, hari ini juga dengan jumlah yang sama jadi total sudah dua ton,” bebernya.

Ia mengungkapkan, dimana aksi peduli tersebut juga merupakan arahan langsung pimpinan di KKP, dan kesepakatan pergerakan teman-teman, yang dikhususkan untuk membangun kesetiakawanan dan kebersamaan. “Jadi arahan pimpinan di pusat, bapak meneteri, bapak kepala badan riset itu bagaimana kita membangun kesetiakawanan ditengah wabah yang luar biasa ini, makanya kami membagikannya secara gratis dan memang bahannya sudah ada kami,” ujar Indra Jaya.

“Kita juga membangun motivasi disesama kami bahwa cairan ini tidak efektif, tapi ada yang disebut kebersamaan dan keberuntungan, itulah yang kami harapkan sehingga turun pertolongan dari langit menghilangkan virus ini, jadi itu yang perlu masyarakat dan pemerintah harus sama-sama bergerk,” ungkapnya.

Selain pembagian desinfektan, pihaknya juga telah melakukan upaya mandiri berdonasi kepada masyarakat yang terdampak covid-19 khususnya warga yang berada dia area sekitar kantor BRPBAP3 Maros.

“Alhamdulillah sudah kami distribusikan kepada masyarakat berupa semabako, masker dan westafel portbale dan penambah daya tahn tubuh. Insya Allah ini terus berlanjut, semoga Allah mudahkan reski bagi kami semua dan virus ini cepat hilang ditengah masyarkat,” tutup Indra Jaya.(tip)

Pos terkait