KILASSULAWESI.COM, SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng kini memiliki Laborotorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang dilengkapi fasilitas Polymerase Chain Reaction (PCR ) pemeriksaan swab korona atau Covid- 19.
Labkesda Kabupaten Soppeng yang berlokasi di eks RSUD Ajappang jalan Samudra, diresmikan penggunaannya oleh
Gubernur Sulsel, H Nurdin Abdullah saat kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Soppeng, Rabu 22 April, kemarin.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi kepada Pemkab Soppeng karena telah memiliki Laborotorium yang dilengkapi dengan PCR.
“Ini luar biasa, kami saja di Makassar kapasitasnya hanya mampu memeriksa 60 sampel swab dalam satu hari, kali ini Soppeng bisa seribu sampel. Saya bisa kirim sample untuk kita ujia coba supaya lebih cepat,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.
Lanjut dikatakan NA, Provinsi Sulsel bisa tertolong karena inovasi Pemkab Soppeng. Keinginan pimpinan daerah (Bupati Soppeng) untuk memproteksi rakyatnya sangat luar biasa. Kita kisa lihat sampai saat ini Soppeng masih terjaga dengan baik.
Gubernur Sulsel NA dalam kunjungan ke Kabupaten Soppeng kali ini sekaligus untuk melihat situasi terkait penanganan dan pencegahan masalah Covid-19.
Selain itu, Gubernur NA juga berkenang meyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) yang diterima Langsung oleh Bupati Soppeng H Andi Kaswadi Razak di Media Center Penanganan Covid-19 jalan Lamungpautue, Watansoppeng.
Bupati Soppeng, H Andi Kaswadi Razak mengatakan, alat PCR yang ada di Labkesda Soppeng kami pesan di Jerman. Dan Kabupaten Soppeng yang pertama memiliki PCR untuk tingkat kabupaten /kota di Sulsel.
Dia jelaskan, bahwa alat PCR kegunaannya untuk menggandakan rantai DNA sehingga bisa diperoleh rantai DNA yang bisa di cocokan dengan target dalam hal ini Covid-19. Sehingga tidak butuh waktu lama bisa ditahui hasilnya, apakah sampelnya positif atau negatif.
Menurut Andi Kaswadi, alat PCR tersebut bukan hanya untuk mengecek virus corona. Tapi juga bisa dipakai untuk mengecek virus lain. “Alat PCR yang kita miliki, Insya Allah bisa membantu daerah tetangga untuk hasil labnya. Namun kalau orangnya mohon maaf kami belum bisa menerima,” tambahnya. (wis)






