Cuaca Buruk Hambat Pencarian Nelayan Lero

Pencarian nelayan Desa Lero dihentikan sementara, dilanjutkan besok

PINRANG,  KILASSULAWESI.COM — Pencaharian atas laporan hilangnya seorang nelayan atas nama Jalil, warga Desa Lero saat memancing ikan di perairan Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Rabu 22 Desember 2021, sementara dihentikan.

Dugaan penyebab hilangnya nelayan itu karena kondisi cuaca yang tidak begitu baik, dimana merujuk pada prakiraan cuaca dari BMKG untuk tanggal 22 Desember 2021, kemarin. Dikabarkan, jika nelayan tersebut tengah memancing di laut seorang diri,  dan kemhdian menghilang menyisahkan kapal yang digunakan.

Bacaan Lainnya

Komandan Kapal Pol XIV-2009, Polairud Polda Sulsel, Bripka M Aris Barakasi mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya nelayan yang hilang sekitar 10 mil dari Ujung Lero sekira pukul 14.30 WITA. “Dalam pencarian dihari kedua oleh tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil,” jelasnya, Kamis 23 Desember 2021.

Ia menyebut, Tim SAR gabungan terkendala dengan cuaca buruk dalam pencarian korban.  “Tim SAR gabungan kewalahan karena cuaca buruk. Ombak besar menyulitkan kami dalam pencarian,” ucapnya.

Selain itu, pria yang akrab dengan awak media ini juga berasumsi, esok hari ketiga diperkirakan korban sudah berada di wilayah perairan Jampue atau Langnga karena terbawa arus. “Hari ketiga esok dilanjutkan karena hari mulai gelap. Diduga esok korban ngambang di laut,” katanya.

Meski begitu, Tim SAR gabungan tetap melaksanakan pencarian di titik koordinat tersebut, kurang lebih 10 mil dari Tanjung Ujung Lero. “Namun,  kalau memang titik koordinat belum ditemukan, kami akan mengarah ke Jampue dan Langnga,” tegasnya. “Pencarian juga dibantu nelayan sekitar, ” tandasnya.

Ditambahkannya, pihak keluarga korban masih sangat berharap dengan adanya tim SAR gabungan ini agar segera membuahkan hasil. (nan/B)

Pos terkait