PAREPARE, KILASSULAWESI– Empat jendral non aktif hadir pada pelantikan dan pengukuhan pimpinan daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Parepare, sekaligus peresmian Masjid Alfatihah di Jalan Mattirotasi Baru, Kelurahan Sumpang Minangae, Selasa 29 November 2022.
Keempat jendral tersebut yakni, Wakil Ketua Umun DMI Pusat Komjen Polisi Purn Dr. Drs. Syafruddin Kambo, M.Si yang juga mantan Wakapolri dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB).
Selanjutnya, Ketua DMI Sulsel, Mayjen TNI Purn HM Amin Syam, Mantan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Purn H Andi Muhammad Mappanyukki dan mantan Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Purn Guntur Laupe sebagai penggagas pembangunan Masjid Alfatihah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua MUI Sulsel Prof. Dr. KH. Najamuddin Abd. Shafa, Lc, MA, Ketua MUI Parepare dan Kapolres, Dandim dan Danyon Brimob Pelopor B. Dan sejumlah pengurus wilayah DMI Sulsel diantaranya mantan Bupati Pangkep, H Syamsuddin A Hamid selaku Ketua Bidang Organisasi DMI Sulsel serta pengurus lainnya. Dengan pembawa ceramah ustadz kondang, Ust. Dr. H. Das’ad Latif, M. Sos, Ph. D.
Ketua DMI Sulsel Mayjen TNI (Purn) HM Amin Syam dalam sambutannya usai mengukuhkan pengurus DMI Kota Parepare yang diketua Andi Mulyadi dan Sekretaris M Jufri menjelaskan, organisasi masyarakat (Ormas) dan pemerintah tak boleh pisah dan harus bersinergi.
Pernyataan itu disampaikannya setelah tiga kali, mantan Gubernur Sulsel itu mencari perwakilan dari pemerintah kota. ” Kenapa ada DMI, itu untuk membantu pemerintah. Mengurus Masjid tak gampang. Kalau pemerintah menyadari dengan baik, pemerintah akan hadir disini,”ungkapnya..
Ia pun mengakui, ada beberapa daerah tidak suka dengan ormas. Pemerintah daerah ada aturan, ormas pun demikian tapi harus ada sinergitas. ” Pemerintah jangan alergi dengan ormas islam, dan kita juga akan kecewa apa bila memberikan bantuan dana kepada ormas sangat kecil,”bebernya.
Tugasnya DMI, kata HM Amin Syam, untuk memakmurkan masjid, dan juga memakmurkan umat. “Segala sesuatu, itu diurus di masjid. Dan tugas dari DMI,” singkatnya.
Senada disampaikan Wakil Ketua DMI Indonesia, Komjen Pol Purn Syafruddin usai meresmikan Masjid Alfatihah dimana dirinya mengatakan, masjid selain digunakan sebagai tempat ibadah digunakan pula sebagai tempat pendidikan. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, mari kita manfaatkan masjid sebagai tempat mencari pengetahuan,” tegasnya.
Syafruddin mengajak seluruh ummat Islam lebih mendekatkan diri pada masjid, dan menjadikan masjid sebagai pusat dari segala aktifitas dalam kesehariannya. Kegiatan tersebut juga diwarnai pemberian bantuan.(*)






