Tim Tabur Ewako Adhyaksa Amankan Ayah Buronan Kejari Pinrang

Buronan kasus penganiayaan Sjarifuddin alias Ayah Bin Muh Tinggi (65), diamankan tim tabur Kejati dan Kejari Pinrang.

MAKASSAR, KILASSULAWESI– Tim Tabur Ewako Adhyaksa Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pinrang, berhasil mengamankan satu orang buronan tindak pidana penganiayaan.

Buronan yang telah ditetapkan sebagai terdakwa, diketahui bernama Sjarifuddin alias Ayah Bin Muh Tinggi (65), Selasa, 15 Agustus 2023, diamankan pagi tadi sekitar pukul 09.56 Wita di Perumahan Nusa Harapan Permai Blok D9 Nomor 19 Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Terdakwa Ayah dituntut atas Perkara Tindak Pidana Penganiayaan oleh Kejari Pinrang dengan melanggar pasal 351 ayat (1) KUHPKejari ” Bahwa perkara terdakwa Ayah telah dilimpahkan oleh Penuntut Umum Kejari Pinrang untuk diperiksa dan diadili di Pengadilan Negeri Pinrang pada tanggal 7 Maret 2023 dengan jenis penahanan rumah. Namun, Majelis Hakim mengeluarkan penetapan untuk menahan terdakwa dengan jenis penahanan Rutan,”ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi, siang tadi.

Mendapat penetapan majelis hakim, terdakwa langsung melarikan diri dan tidak dapat dihubungi lagi oleh Penuntut Umum. Terdakwa sejak tanggal 24 Maret 2023 telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Pinrang dikarenakan terdakwa tidak mengindahkan Penetapan Pengadilan Negeri Pinrang Nomor 36/Pid.B/2023/PN.Pin. tgl 07 Maret 2023.

Sebelum mengamankan buronan tersebut, didahului kegiatan surveillance oleh Tim Tabur selama tiga hari tiga malam untuk memastikan keberadaan terdakwa ditempat persembunyiannya, selanjutnya atas Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak berdasarkan Surat Perintah Operasi Intelijen Nomor Sprint-Ops : 48/P.4/Dti.2/08/2023 tanggal 14 Agustus 2023, pada pukul 09.56 Wita. Tim Tabur berhasil mengamankan buronan ditempat persembunyiannya.

” Buronan telah dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kemudian diserahkan langsung kepada Tim Jaksa penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Pinrang untuk dilanjutkan persidangannya di Pengadilan Negeri Pinrang,”ujar Soetarmi SH MH.

Sebelumnya, Kajati Sulsel Leonard Eben Ezer Simanjuntak telah  meminta jajarannya untuk selalu memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dieksekusi demi kepastian hukum.

Ia pun menghimbau kepada seluruh buronan yang telah dietapkan DPO Kejaksaan untuk segeramenyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. ” Tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” tegasnya.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *