Sampah di Hutan Kota, Semarak Polman Desak Pj Bupati dan Kadis DLHK Polman Dinonaktifkan

POLMAN, KILASSULAWESI — Kasus dugaan pengerusakan lingkungan penimbunan sampah yang di kawal oleh Serikat Mahasiswa dan Rakyat Polewali Mandar (Semarak Polman), kini sudah memasuki tahap penyelidikan di Polres Polman.

Hal itu berdasarkan terperiksanya beberapa orang yang berkaitan di Polres Polman, Jumat,1 Maret 2024. Beberapa orang tersebut diperiksa terkait pengelolaan sampah yang secara melawan hukum dan dengan sengaja melakukan kegiatan pengelolaan sampah dengan tidak memperhatikan norma, standar, prosedur atau kriteria.

Bacaan Lainnya

Dimana dampaknya dapat mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat, gangguan keamanan, pencemaran lingkungan dan atau pengerusakan lingkungan di kawasan hutan kota yang diduga kuat dilakukan oleh Pemerintah Daerah Polman dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan (DLHK) atas persetujuan perintah Pj Bupati Polman.

Penyidik Polres Polman, Syahrul Ramadhan menuturkan, telah memeriksa beberapa orang dan sudah berkordinasi ke bidang Tata Ruang. “Sudah di periksa dan dimintai keterangan pak Kadis DLHK dan Kepala TPA, untuk Kabid sementara diluar kota. Nanti balik dari kota  baru kami akan periksa dan mintai keterangan,”ujarnya melalui jejaring WhatsApp. Selain itu berkordinasi ke bidang Tata Ruang juga sudah dilakukan,untuk pemeriksaan sementara dengan Kabidnya.

Kordinator Semarak Polman, Givan Andra Pratama menanggapi bahwa persoalan tersebut kami akan terus kawal dan berharap dalam waktu 14 hari penyelidikan. Polres Polman dapat melakukan gelar perkara dan menaikkan ke tahap penyidikan dan segera melimpahkan ke kejaksaan karena bukti cukup, terlapor jelas, dan TKP jelas juga dekat.

” Kami dari Semarak Polman akan menyurat ke Kementrian Dalam Negeri dan Gubernur Sulawesi Barat untuk mengevaluasi atau menonaktifkan Pj Bupati Polman. Karena semenjak Pj itu dilantik proses penimbunan sampah di hutan kota dimulai dan kami meminta ke Pj sebanyak 3 kali (1 kali melalui surat dan 2 kali melalui aksi demonstrasi) untuk menghentikan penimbunan sampah dikawasan hutan kota namun tidak diindahkan,”bebernya.

Selain itu, guna memperlancar proses penyelidikan dan penanganan sampah di Polman meminta untuk mengevaluasi dan menonaktifkan Pj Bupati Polman serta Kadis DLHK. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *