PINRANG, KILASSULAWESI– Nelayan asal Desa Ujung Labuang, Kecamatan Suppa, Pinrang dihebohkan dengan penemuan perahu nelayan tanpa awak dimainkan ombak sekitar 70 mil arah barat tanjung Lero.
Belakangan diketahui, perahu jenis sandeq itu milik Sarip nelayan pencari telur ikan asal Pallameang, Kecamatan Mattiro Sompe yang telah dilaporkan hilang, Selasa, 16 Juli 2024.
Anggota Kapal Pol XIV-2009 Parepare yang menerima laporan penemuan perahu tersebut, Kamis, 18 Juli 2024, sekitar pukul 16.00 Wita langsung bergerak ke Desa Ujung Labuang, Kecamatan Suppa.
Adapun identitas nelayan tersebut yaitu :
– Nama : Muh. Sarip alias Cantik
– Jenis kelamin : Laki- laki
– Umur : 42 tahun
– Pekerjaan: Nelayan
– Alamat : Jalan Hati Sabar Kelurahan Pallameang, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang.
Komandan Kapal XIV-2019 Parepare, Bripka Aris Barakasi membenarkan perihal penemuan perahu tersebut.
Dari keterangan warga yang menemukan perahu itu menjelaskan, pada hari Rabu tanggal 17 Juli 2024, Kapal Nelayan Tunas Harapan 77 asal Ujung Labuang Kecamatan Suppa hendak kembali menuju perairan parepare setelah menangkap ikan.
Dalam perjalanan Sekitar pukul 19.00 Wita kapal nelayan tersebut menemukan sebuah perahu tanpa awak dengan kondisi setengah tenggelam dikarenakan adanya retak pada bagian bawah perahu.
Kemudian, nelayan tersebut mengevakuasi perahu yang ditemukan dengan mengangkat naik keatas kapal dan melanjutkan perjalanan menuju Parepare.
Pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2024, sekitar pukul 05.00 wita kapal Nelayan Tunas Harapan 77 tiba di TPI Cempae Parepare dan membongkar hasil tangkapan dengan posisi perahu yang ditemukan tersebut masih diatas kapal.
” Sekitar pukul 09.00 WITA kapal nelayan tersebut telah selesai melakukan pembongkaran ikan dan kembali ke Ujung Labuang, saat tiba pada pukul 10.00 WITA dan langsung menghubungi rekannya yang ada di Pallameang dikarenakan jenis kapal tersebut berasal dari daerah tersebut,”ujarnya.
Pada pukul 12.00 Wita, keluarga korban dari Pallameang tiba di Desa Ujung Labuang dan mengklaim perahu tersebut milik korban Sarip yang dikabarkan hilang, dan mengamankan barang milik korban yang ada diatas kapal berupa, mesin perahu, HP, dan telur ikan terbang, kemudian membawa pulang menuju kediaman korban di Kelurahan Pallameang.
Pencarian
Komandan Kapal Pol XIV-2009 Parepare, Bripka Aris Barakasi mengaku pihaknya telah melakukan pencarian atas nelayan yang dikabarkan hilang. Korban diduga hilang diperairan Selat Makassar tepatnya di perairan Polman Sulbar.
“Selama dua hari pencaharian yang dilakukan ke arah selatan perairan Pinrang sampai pukul 13:00 wita. Namun belum menemukan hasil, tim selanjutnya kembali kedaratan,” tutupnya.(*)






