PANGKEP, KILASSULAWESI – Tidak terasa sisa 43 hari lagi menuju pemilihan kepala daerah. Dukungan terus mengalir kepada pasangan calon bupati nomor urut dua, dokter Andi Nusawarta dan Muhammad Sofyan Razak.
Hal itu terlihat dalam kampanye pasangan nomor urut dua yang dihadiri ratusan warga di Kampung Ujung Batu, Desa Panaikang, Kecamatan Minasatene.
Tokoh masyarakat sekaligus politisi Partai Gerindra, H Lutfi Hanafi mengingatkan warga Panaikang bahwa waktu menuju TPS tinggal 43 hari lagi. Ia menekankan pentingnya memilih pemimpin yang siap membawa perubahan dan memiliki program yang pro-rakyat.
“Besar harapan saya, warga Panaikang harus memastikan memilih pemimpin yang paling siap membawa perubahan dan program yang pro-rakyat, tidak sekedar janji tapi benar-benar berpihak pada masyarakat. Kita tahu pupuk, lapangan kerja semua serba susah, saatnya kita memilih pemimpin yang baru yaitu dokter Cua dan Sofyan,”ujar Anggota DPRD Pangkep dari Partai Gerindra tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Calon Bupati Pangkep, dokter Andi Nusawarta ikut meyakinkan warga Panaikang bahwa kehadirannya adalah untuk mewakafkan dirinya menjadi pelayan masyarakat dan menjadi solusi dari semua persoalan yang dihadapi Pangkep saat ini.
“Kita tahu banyak hal yang perlu diperbaiki di Pangkep saat ini, mulai dari urusan pertanian, kesehatan, kesejahteraan PNS, honorer, beasiswa, irigasi, banjir, pupuk, dan sampah di mana-mana. Kalau dokter Cua dan Sofyan terpilih, kita akan perbaiki semua mulai dari pertanian, kesehatan, kesejahteraan PNS, honorer, beasiswa, irigasi, banjir, pupuk, dan saya akan naikkan gaji para pegawai kebersihan serta kesejahteraan petani dan nelayan akan diutamakan,”ujarnya.
Dokter Cua dalam kampanye tersebut membeberkan program bantuan modal untuk para pengusaha, juga akan diberikan melalui RT/RW. ” Insyaallah jika saya terpilih, rumah jabatan terbuka 24 jam untuk masyarakat. Saya ingin lebih dekat dengan masyarakat, tiap saat masyarakat bisa ketemu saya dan laporkan apa saja yang jadi persoalan nanti kita selesaikan bersama-sama satu per satu,” janji Dokter Cua.(*)






