PANGKEP, KILASSULAWESI – Dalam rangka memperingati HUT ke-65 Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Bupati Pangkep, DR Muhammad Yusran Lalogau, bersama jajaran Forkopimda, meresmikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Kalabirang, Kecamatan Minasatene. Peluncuran ini disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Bupati Pangkep menyatakan bahwa program CKG adalah salah satu inisiatif dari Presiden Prabowo yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Beliau berharap program ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. “Masyarakat dapat memeriksa kondisi tekanan darah, gula darah, bahkan rekam jantung mereka secara gratis,” ujarnya.
Program CKG merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo untuk meningkatkan akses layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di daerah terpencil dan kurang terjangkau layanan kesehatan.
Kepala Puskesmas Kalabirang, drg. Hj. Erna Hamid, menjelaskan bahwa layanan CKG mencakup seluruh penduduk di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Kalabbirang dan Bontoa. Program ini melayani masyarakat dari ibu hamil, balita, hingga lansia dengan berbagai jenis penyakit. “Balita di atas umur 2 tahun sudah bisa mengecek tekanan darah, sedangkan lansia di atas 40 tahun bisa melakukan pemeriksaan CKG,” jelas drg. Hj. Erna Hamid.
Seorang warga, Surkia, yang tengah hamil, menyampaikan rasa syukurnya atas program ini. “Sebagai ibu hamil, saya mendapatkan pelayanan pemeriksaan yang lengkap dan gratis. Saya berharap program ini terus berlanjut,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa program cek kesehatan gratis ini sudah dimulai, baik untuk bayi baru lahir maupun lansia. “Jangan lupa lakukan cek kesehatan gratis agar kita selalu hidup sehat. Buat teman-teman yang ulang tahunnya sudah lewat di Januari dan Februari, tidak usah khawatir karena cek kesehatannya bisa dilakukan hingga akhir April,” ujar Menkes Budi.
Lebih dari 600 ribu orang Indonesia meninggal akibat penyakit kardiovaskular yang dapat dicegah dengan pemeriksaan kesehatan rutin. Cek kesehatan ini bertujuan untuk memberikan dua rekomendasi kepada masyarakat: bagi mereka yang dalam kondisi sehat, akan diberikan panduan untuk menjaga pola hidup sehat, dan bagi yang terdeteksi memiliki penyakit tertentu, akan diberikan pelayanan medis.
Indonesia memiliki 10.200 Puskesmas yang siap melaksanakan cek kesehatan gratis secara serentak. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memilih fasilitas kesehatan terdekat dengan domisilinya agar proses cek kesehatan lebih mudah diakses.
Ada tiga cara pendaftaran yang bisa dilakukan masyarakat:
1. Melalui aplikasi Satu Sehat Mobile untuk mengetahui jadwal dan lokasi Puskesmas.
2. Melalui chatbot WhatsApp di nomor 081110500567 untuk panduan pendaftaran.
3. Datang langsung ke Puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau KK.
Dengan adanya program ini, diharapkan kesehatan masyarakat Pangkep dapat meningkat dan lebih mudah mengakses layanan kesehatan secara gratis.(*)






