BONE—Momen foto selfie Anggota Komisi XI DPR RI, Dr Ir Hj Andi Yuliani Paris MSc bersama Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menandai perjuangan anggota Fraksi PAN tersebut, agar porsi anggaran ini lebih berpihak ke daerah.
AYP sapaan akrabnya pada rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama Kementerian Keuangan, menyampaikan langsung ke Menteri Keuangan, Sri Mulyani untuk melakukan refocusing anggaran, dengan memangkas belanja birokrasi sebesar 20 sampai 25 persen dari total pagu dukungan manajemen.
“Anggaran jumbo untuk kebutuhan internal seperti perkantoran, SDM dan sistem informasi harus dipangkas, agar ruang fiskal terbuka bagi program teknis yang langsung berdampak ke masyarakat,” kata AYP sapaan akrabnya.
Alokasi tersebut nantinya kata Andi Yuliani Paris, perlu dialihkan ke penguatan fiskal daerah, pendidikan fiskal publik, dan intervensi keuangan kepada UMKM produktif.
“Jika ini dilakukan, Reorientasi belanja ini akan mempertegas posisi kementerian keuangan sebagai institusi pelayan fiskal negara, bukan sekedar operator birokrasi kementerian,” pungkasnya.
Andi Yuliani Paris yang dikenal sebagai Anggota DPR RI merakyat dan ibu pembangunan di Sulsel ini juga menyarankan Kementerian Keuangan, membentuk unit reformasi fiskal daerah, yang secara khusus mengelola strategi pengurangan ketimpangan vertikal dan horizontal antar daerah.
“Unit ini harus dilengkapi indikator kinerja utama, peta fiskal perkabupaten kota dan strategi pembiayaan afirmatif berbasis kapasitas fiskal lokal.
“Tanpa unit ini, upaya korektif atas ketimpangan akan terus terfragmentasi. Unit ini juga perlu menyusun dashboard ketimpangan fiskal nasional secara periodik, yang terbuka untuk publik,” saran AYP.
“Inilah bentuk kehadiran negara secara fiskal di daerah yang selama ini hanya disebut sebut, namun minim dukungan,” tutupnya.
*






