Pengurus IDI Cabang Bone Dilantik, Siap Bantu Pemda Tingkatkan SDM Bidang Kesehatan

BONE–Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bone periode 2025–2028 dilantik. Pelantikan dirangkaikan dengan Simposium Uronephrology Emergency, di Ballroom Hotel Novena Watampone, Minggu 20 Juli 2025.

Pengurus IDI Cabang Bone dilantik langsung oleh Ketua Umum IDI Wilayah Sulawesi Selatan, dr. Siswanto Wahab, Sp.DVE., FINSDV., FAADV. Hadir, Wabup Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM serta jajaran pejabat Pemkab Bone.

Ketua IDI Cabang Bone dr. Muh. Nur Abadi, SpAn-TI, Subsp. M.N. ( K ), M Kes
mengaku, pengurus yang dilantik siap mengemban amanah di periode kedua membawa IDI Bone semakin baik lagi.

IDI kedepan lanjutnya harus menjadi ujung tombak peningkatan kualitas layanan kesehatan di Bone.

Ia juga menegaskan, pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjalankan program kesehatan, terutama untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di era pemerintahan baru BerAmal (H Andi Asman Sulaiman – H Andi Akmal Pasluddin).

dokter Abadi menekankan bahwa pendekatan promotif dan preventif sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat.

IDI juga menyatakan dukungan terhadap program-program kesehatan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti penyediaan makan gratis untuk anak sekolah, fasilitas pemeriksaan kesehatan rutin, serta penguatan program promotif dan preventif.

” IDI siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam melaksanakan program kesehatan berbasis masyarakat. Termasuk komitmen kami membantu pemerintah daerah mengurangi angka prevalensi penyakit dan mempercepat tercapainya target pembangunan berkelanjutan (SDGs) di sektor kesehatan,” tukasnya.

Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kesehatan.

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah pemberian beasiswa bagi dokter untuk melanjutkan pendidikan spesialis.

“Kita akui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita masih di bawah, baik di sektor pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi. Tapi secara bertahap kita benahi. Tahun ini pemerintah daerah fokus membangun jalan,” ujar Andi Akmal.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa sektor kesehatan tetap menjadi prioritas, terutama dalam peningkatan kualitas SDM tenaga medis.

“Insya Allah tahun 2026 depan, kita akan bantu menyekolahkan dokter untuk mengambil spesialis, dengan syarat mereka kembali mengabdi di Bone,” tambahnya.

Langkah ini, lanjut Andi Akmal, merupakan bagian dari visi dan misi pemerintahan Beramal (Andi Asman Sulaiman – Andi Akmal Pasluddin) yang berkomitmen mendorong peningkatan layanan kesehatan.

Sementara itu, Ketua Umum IDI Wilayah Sulawesi Selatan, dr. Siswanto Wahab, Sp.DVE., FINSDV., FAADV., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Kabupaten Bone masih kekurangan tenaga medis.

Saat ini jumlah dokter di Bone tercatat 200 orang, terdiri dari 152 dokter umum, 42 dokter spesialis, serta 6 dokter internship.

“Idealnya satu dokter melayani 1.000 penduduk. Jadi kebutuhan dokter di Bone masih belum terpenuhi. Apalagi Bone berbatasan dengan banyak daerah lain, seharusnya ada program pelatihan dan peningkatan SDM yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, IDI berharap program peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di Bone bisa berjalan lebih maksimal.

*

Pos terkait