Gema Sulbar 2025 Resmi Dibuka: Sulawesi Barat Menari di Panggung Nasional

Rayakan HUT Sulbar di Anjungan Manakarra

MAMUJU– Langit malam di Anjungan Pantai Manakarra bersinar lebih terang dari biasanya. Ribuan warga Sulawesi Barat tumpah ruah menyambut pembukaan Gema Sulbar 2025, sebuah perayaan budaya dan ekonomi kreatif yang tahun ini menorehkan sejarah untuk pertama kalinya, event ini masuk dalam jajaran Karisma Event Nusantara (KEN), program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Dari atas panggung utama, Gubernur Sulbar Suhardi Duka membuka acara dengan penuh semangat. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gema Sulbar 2025 saya buka secara resmi,” ucapnya, disambut riuh tepuk tangan dan sorak sorai warga.

Bacaan Lainnya

Turut hadir Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Reformasi, Birokrasi dan Regulasi, Kurleni Ukar, Ketua DPRD Sulbar, serta jajaran pemerintah daerah, pelaku seni, UMKM, serta tokoh masyarakat yang selama ini menjadi motor penggerak budaya lokal.

Masuknya Gema Sulbar ke dalam KEN bukan sekadar pencapaian administratif. Bagi Suhardi Duka, ini adalah bentuk penghargaan atas kerja kolektif masyarakat Sulbar. “Itu artinya, malam ini saya menerima penghargaan, dan ini harus kita pertahankan terus menerus. Jangan sampai lepas dari KEN,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan semangat kolaboratif agar Gema Sulbar tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga motor pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Selama tiga hari ke depan, dari 21 hingga 23 September, Gema Sulbar akan menyuguhkan ragam pertunjukan seni budaya, pameran produk UMKM, musik, dan atraksi wisata khas Sulbar. Dari tari tradisional hingga kuliner lokal, dari kerajinan tangan hingga dialog komunitas semuanya dirancang untuk merayakan identitas Sulbar yang inklusif dan progresif.

“Alhamdulillah, dengan kehadiran Gema Sulbar ini, kreativitas, seni, dan juga UMKM telah mewarnai tempat ini dengan baik,” ujar Suhardi Duka, sembari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung dan mengembangkan potensi lokal.

Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan harapan agar Gema Sulbar menjadi bagian dari strategi besar pembangunan pariwisata Sulawesi Barat. “Semoga malam ini menjadi bagian dari upaya kita membangun pariwisata di provinsi Sulbar,” pungkasnya.

Gema Sulbar 2025 bukan hanya panggung hiburan. Ia adalah cermin semangat reformasi, ruang apresiasi budaya, dan laboratorium ekonomi kreatif yang mengajak semua pihak pemerintah, pelaku usaha, seniman, dan warga untuk menari bersama dalam irama pembangunan.(*)

Pos terkait