Bantu Siswa Yang Jatuh di Got, Damkar Susuri Got Temukan Kunci dan HP Korban 

POLMAN,– Petugas Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kembali melakukan aksi penyelamatan non-kebakaran (rescue).

Kali ini, satu regu diterjunkan untuk mencari barang berharga milik dua orang siswa yang terjatuh ke dalam selokan di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Matakali, pada Selasa sore, 13 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Insiden bermula ketika dua peserta didik yang berboncengan sepeda motor terjatuh di pinggir jalan poros provinsi Polman-Majene, tepatnya di Lingkungan Kappung Tanggah, Kelurahan Matakali.

Kecelakaan tunggal tersebut menyebabkan barang-barang yang tersimpan di sadel motor, termasuk dua unit ponsel pintar (smartphone), kunci remote motor, dan sebuah jam tangan, terlempar masuk ke dalam selokan yang digenangi air.

Meski kendaraan tidak turut tercebur dan salah satu ponsel berhasil diamankan oleh siswa tersebut, barang lainnya yakni satu unit ponsel, kunci remote, dan jam tangan hilang tenggelam di dasar selokan.

Menerima laporan langsung dari siswa yang mendatangi Markas Besar UPTD Damkar Polman di Matakali, Regu C yang bertugas hari itu segera bergerak.

Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M., memimpin langsung operasi pencarian dengan mengerahkan satu armada mobil pemadam, sementara personel lainnya menyusul menggunakan sepeda motor.

Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari tugas pokok Damkar dalam pelayanan penyelamatan masyarakat, tidak terbatas hanya pada penanganan api.

“Setelah menerima laporan adanya siswa yang kehilangan kunci dan ponsel akibat terjatuh, kami langsung terjun ke lokasi. Prinsip kami di Damkar Polman adalah pelayanan. Masyarakat harus tahu bahwa fungsi Damkar bukan hanya memadamkan kebakaran, tetapi juga rescue atau penyelamatan dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar Imran saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa, 13 Januari 2026.

Proses pencarian tidak memakan waktu lama, meskipun personel harus turun langsung ke dalam genangan air selokan yang cukup keruh.

Ibnu Hasyim, personel Damkar berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas menyisir dasar selokan, menceritakan tantangan di lapangan.

“Kondisi air di selokan cukup keruh dan berlumpur, sehingga jarak pandang nol. Kami harus meraba dasar selokan dengan hati-hati untuk memastikan barang-barang kecil seperti kunci motor dan jam tangan bisa ditemukan. Alhamdulillah, berkat kerja sama tim, seluruh barang berhasil kami angkat,” kata Ibnu Hasyim usai menuntaskan pencarian.

Operasi pencarian dinyatakan selesai pada pukul 15.26 WITA. Seluruh barang milik siswa tersebut, yakni ponsel, kunci remote motor, dan jam tangan, berhasil ditemukan dalam kondisi utuh.

Siswa yang menjadi korban insiden tersebut menyampaikan apresiasinya kepada petugas. “Terima kasih Damkar Polman,” ucapnya singkat dengan raut wajah lega setelah barang-barangnya kembali.

Pihak Damkar Polman mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara roda dua, untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur Trans Sulawesi, terutama di area yang berbatasan langsung dengan saluran air terbuka.( Humas Damkar)

Pos terkait