Wakil Bupati Majene Tekankan ASN Berintegritas, Loyal dan Adaptif

Wakil Bupati Majene Andi Rita Mariani

MAJENE — Pemerintah Kabupaten Majene telah resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) tahun anggaran 2026, bertempat di Ruang Pola kantor Bupati Majene. Kegiatan ini dibuka secara resmi Wakil Bupati Majene Andi Rita Mariani dan diikuti oleh 38 peserta CPNS dari berbagai perangkat daerah.

Pelaksanaan Latsar CPNS tersebut diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majene bekerja sama dengan Pusat Sumber Keterampilan dan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Makassar Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Majene dalam sambutannya menegaskan bahwa Pelatihan Dasar CPNS merupakan tahapan strategis dan wajib yang harus dilalui oleh setiap calon aparatur sipil negara. Latsar ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga membentuk karakter ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

” LATSAR ini bukan sekadar pelatihan formal, tetapi juga merupakan proses pembentukan jati diri ASN sebagai pelayan masyarakat, pelaksana kebijakan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa,” kata Wakil Bupati.

Selain itu Wabup juga menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, setiap CPNS wajib mengikuti dan lulus Latsar sebagai syarat pengangkatan menjadi PNS. Peserta hanya diberikan satu kali kesempatan selama masa percobaan. Sementara itu, Peraturan LAN Nomor 1 tahun 2021 mengatur bahwa pelaksanaan Latsar CPNS dapat dilakukan secara klasikal maupun melalui metode Blended Learning.

Dilanjutkan sejak pandemi COVID-19 tahun 2020, model Blended Learning diterapkan secara luas dan dinilai sejalan dengan tuntutan era digital. Metode ini mengombinasikan pembelajaran daring melalui MOOC, distance learning berupa kelas virtual dan pembinaan fisik, serta aktualisasi di tempat kerja melalui proyek perubahan dan penerapan perilaku kerja ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Majene juga menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai dasar ASN yang dikenal dengan BERAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai ini diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam sikap dan kinerja sehari-hari.

” Saat ini kita sedang menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks. Masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Karenanya, ASN harus adaptif terhadap perubahan serta kuat secara moral dan mental,” tegasnya.

Dengan demikian, diharapkan kepada seluruh peserta Latsar CPNS, agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Tujuannya, agar Latsar ini dapat melahirkan ASN Kabupaten Majene yang berintegritas tinggi, menjunjung etika birokrasi, bekerja dengan hati nurani, loyal kepada negara, serta mengutamakan kepentingan pelayanan publik. (Ahp)

Pos terkait