Imigrasi Polman Perkuat Layanan Jemput Bola, Hadirkan Pasporia di Event RUN Majene

MAJENE ,– Kantor Imigrasi Kelas II TPI Polewali Mandar terus memperkuat pelayanan keimigrasian melalui berbagai inovasi jemput bola. Upaya tersebut dilakukan untuk mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat sekaligus memudahkan pengurusan dokumen perjalanan, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor Imigrasi.

Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah Pasporia, yakni layanan penerbitan paspor yang dilaksanakan di luar kantor Imigrasi dengan mendatangi lokasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Bacaan Lainnya

Layanan tersebut kembali dihadirkan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Polewali Mandar dalam rangkaian event RUN Majene, Minggu (9/8/2026), yang berlangsung di kawasan Stadion Majene.
Kehadiran layanan Pasporia di tengah kegiatan masyarakat menjadi bagian dari komitmen Imigrasi Polewali Mandar untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah, dan inklusif.

Kepala Seksi Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Kantor Imigrasi Polewali Mandar, Isman, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor Imigrasi.

Menurut Isman, inovasi pelayanan jemput bola seperti Pasporia mendapat respons positif dari masyarakat. Layanan tersebut juga telah beberapa kali dilaksanakan di sejumlah lokasi.

“Untuk kegiatan ini sudah yang kedua kalinya. Yang pertama dilaksanakan di GOR Polewali. Waktu itu rata-rata ada sekitar 12 pemohon, kebanyakan jemaah umrah,” jelasnya.

Pada pelaksanaan Pasporia di event RUN Majene, petugas Imigrasi membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengajukan permohonan paspor hingga sekitar pukul 12.00 WITA.

Isman menjelaskan, seluruh permohonan paspor yang diajukan melalui layanan jemput bola tetap diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setelah paspor selesai, pemohon dapat mengambilnya langsung di Kantor Imigrasi Polewali Mandar.
“Kalau paspornya, tiga hari jadi. Pengambilannya langsung di Kantor Imigrasi,” katanya.

Ia menegaskan, Pasporia merupakan salah satu bentuk komitmen Kantor Imigrasi Kelas II TPI Polewali Mandar dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Pasporia ini untuk membantu masyarakat, khususnya pemohon paspor yang tidak perlu datang lagi ke Kantor Imigrasi. Ini juga membantu pemohon paspor yang lansia maupun anak di bawah umur,” ungkap Isman.
Selain Pasporia, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Polewali Mandar juga memiliki inovasi Jempol Mama yang dilaksanakan di Kabupaten Majene.

Layanan tersebut dijadwalkan pada minggu ketiga setiap bulan dan dipusatkan di Kantor Bupati Majene. Kehadiran layanan ini menjadi salah satu upaya Imigrasi Polewali Mandar untuk mendekatkan akses pelayanan keimigrasian kepada masyarakat di Kabupaten Majene.

Kehadiran layanan Pasporia pada event RUN Majene mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Nur Aliyah dari Warta Majene, yang menilai layanan jemput bola tersebut sangat membantu masyarakat dalam mengurus paspor.

Menurutnya, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan keimigrasian.
“Pelayanan Pasporia ini sangat membantu masyarakat. Mengurus paspor menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan masyarakat tidak harus jauh-jauh datang ke kantor Imigrasi,” ujarnya.

Ia berharap inovasi tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkala dan menjangkau lebih banyak wilayah, terutama daerah yang masyarakatnya harus menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh pelayanan keimigrasian.
“Mudah-mudahan pelayanan seperti ini lebih sering dilakukan dan terus menjangkau masyarakat yang tidak memiliki kantor Imigrasi di daerahnya,” harapnya.

Melalui berbagai inovasi pelayanan jemput bola tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Polewali Mandar menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat.
Imigrasi tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui berbagai layanan inovatif.

Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen “Imigrasi untuk Rakyat”, dengan menghadirkan pelayanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan semakin inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)

Pos terkait