PAREPARE– Bhayangkara Road Race Kejuaraan Daerah (Kejurda) Seri II Tahun 2026 resmi menggebrak Sirkuit Terminal Lumpue, Kota Parepare, Sabtu, 4 Juli 2026, dengan atmosfer penuh semangat yang menyatukan ratusan pembalap dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan hingga sejumlah provinsi lain.
Ajang bergengsi ini digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-80, menghadirkan suasana meriah yang dipadati penonton, komunitas otomotif, serta unsur Forkopimda dan pejabat kepolisian.
Kehadiran Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Dr. Ramli menjadi simbol nyata dukungan Polri terhadap pengembangan olahraga otomotif sekaligus pembinaan generasi muda melalui wadah yang resmi, aman, dan terarah.
Dalam sambutannya, Kompol Dr. Ramli menekankan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembinaan yang mampu menyalurkan bakat para pembalap muda, menekan aksi balap liar, serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.
Ia berharap lahir atlet-atlet otomotif berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional bahkan internasional. Apresiasi juga datang dari Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang secara khusus menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Parepare, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan tersebut.
Menurutnya, terselenggaranya event otomotif ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara aparat kepolisian, pemerintah, dan berbagai stakeholder. Tasming menilai kejuaraan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat dan pecinta otomotif, tetapi juga wadah positif bagi para pembalap untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka secara aman di lintasan resmi.
Ia berharap seluruh raider yang datang dari berbagai daerah dapat menikmati suasana Kota Parepare, membawa kesan baik terhadap kota yang dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan di wilayah Ajatappareng. Mantan anggota DPRD Parepare dua periode itu menegaskan bahwa road race bukan sekadar ajang mengejar kemenangan, melainkan sarana mempererat silaturahmi antarpembalap, komunitas otomotif, dan masyarakat.
Tasming optimistis dari lintasan Sirkuit Terminal Lumpue akan lahir atlet-atlet balap motor yang mampu mengharumkan nama Parepare di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Ia menekankan bahwa dukungan terhadap pembinaan olahraga otomotif merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, disiplin, dan memiliki semangat kompetisi tinggi.
Pemerintah Kota Parepare, lanjutnya, akan terus mendukung kegiatan olahraga yang berdampak positif bagi pembinaan atlet sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan event berskala besar.
Kejuaraan yang mempertandingkan berbagai kelas balap ini menjadi seri kedua dalam kalender Kejurda Road Race Sulawesi Selatan 2026, sekaligus ajang perebutan poin penting menuju gelar juara umum. Lebih dari sekadar kompetisi, event ini juga diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar dengan meningkatnya aktivitas ekonomi selama pelaksanaan lomba.
Rangkaian perlombaan dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh dengan standar keselamatan, sportivitas, dan profesionalisme yang ketat, sehingga setiap pembalap tidak hanya ditantang untuk meraih podium terbaik, tetapi juga untuk menunjukkan kualitas dan integritas sebagai atlet otomotif sejati.
Dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun penonton, Bhayangkara Road Race Kejurda Seri II 2026 menegaskan posisinya sebagai momentum penting dalam perjalanan olahraga otomotif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa semangat Bhayangkara mampu menyatukan masyarakat melalui energi kompetisi yang sehat dan membangun.(*)






