MAROS — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, turut menjadi ruang bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya kepada masyarakat.
Sedikitnya 50 pelaku UMKM ambil bagian dalam rangkaian perayaan yang digelar selama tiga hari sejak tanggal 20-22 Agustus di kawasan Perumahan Permata Lion Residence, Desa Tenrigangkae.
Jumlah tersebut bahkan masih memungkinkan bertambah selama kegiatan berlangsung.
Ketua Panitia HUT ke-62 Desa Tenrigangkae, Amir Tunru, mengatakan pelibatan UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tahun ini.
Panitia menyiapkan area khusus agar para pelaku usaha dapat berjualan selama perayaan berlangsung.
“UMKM yang hadir ini di atas 50 karena masih terus bertambah sampai saat ini,” ujarnya, kamis (20/8/2026).
Pelaku UMKM yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari Desa Tenrigangkae. Sejumlah pedagang juga datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Maros, di antaranya Bantimurung, Tanralili, Macoppa hingga Bulu-bulu.
Amir mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar memeriahkan HUT desa, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Supaya mereka bisa berjualan dengan baik, tertib dan menghasilkan hasil ekonomi yang maksimal,” jelasnya.
Penyerahan Hadiah Perlombaan
Malam pembukaan HUT ke-62 Desa Tenrigangkae berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat dari berbagai wilayah.
Selain menjadi bagian dari perayaan hari jadi desa, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada warga yang mengikuti berbagai perlombaan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Amir mengatakan persiapan kegiatan dilakukan melalui rapat koordinasi secara rutin bersama panitia.
“Agenda malam ini pertama penyerahan hadiah kepada warga yang bertanding mulai tanggal 10. Hari ini kita menyerahkan hadiahnya sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah terlibat,” kata Amir.

Menjaga Sejarah Desa
Memasuki usia 62 tahun, Desa Tenrigangkae juga terus menjaga sejarah dan asal-usul wilayah tersebut.
Kepala Desa Tenrigangkae, Wahyu Febri, menjelaskan sejarah desa tidak terlepas dari perjalanan salah satu keluarga besar Kerajaan Gowa pada masa lampau.
Menurut Wahyu, salah satu keluarga besar Kerajaan Gowa yang saat itu bertugas sebagai penasihat raja kemudian ditugaskan ke wilayah Maros dan menetap di kawasan Tokka.
Dari keluarga tersebut kemudian lahir keturunan yang kelak menjadi galarang pertama di wilayah Tenrigangkae.
“Anak keduanya akhirnya menjadi galarang, galarang pertama di Tenrigangkae. Setelah itu berlanjut sampai hari ini secara turun-temurun kami sebagai anak cucunya bisa melaksanakan kegiatan ini,” kata Wahyu.
Wahyu menyebut perjalanan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan masyarakat terus menjaga dan mengenang asal-usul Desa Tenrigangkae.
Ia mengatakan wilayah Tenrigangkae pada masa lalu memiliki cakupan yang sangat luas. Bahkan, wilayahnya disebut pernah mencakup kawasan hingga PLTU Tello, Sambotara Maros, hingga wilayah Masale, Kecamatan Tompobulu.
“Desa ini sangat luas,” ujarnya.
Dorong Potensi Desa Tembus Luar Sulsel
Selain mempertahankan sejarah, Pemerintah Desa Tenrigangkae menargetkan sejumlah potensi desa dapat dikenal lebih luas hingga ke luar Sulawesi Selatan.
Wahyu mengatakan pihaknya ingin mempromosikan berbagai produk dan potensi desa, di antaranya batik sibori, layanan air bersih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Kami ingin menjual dan memamerkan keluar apa yang kami miliki. Salah satunya batik sibori, air bersih, BUMDes yang terus berkembang,” jelasnya.
Menurutnya, berbagai potensi tersebut diharapkan tidak hanya berkembang di tingkat desa maupun Kabupaten Maros, tetapi juga mampu menembus pasar Kota Makassar hingga luar Sulawesi Selatan.
Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Desa Tenrigangkae akan membuka peluang kolaborasi dengan investor maupun pihak lain yang dapat mendukung pengembangan ekonomi desa.
“Kalau bisa keluar provinsi dengan cara melibatkan para investor untuk maju, untuk membantu kami,” pungkasnya.






