Berkat Label, 1000 Orang Mundur dari Bantuan KPM

KILASSULAWESI.COM, PINRANG — Saran Bupati Pinrang untuk mendata ulang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk program bantuan sosial dari pemerintah pusat patut diapresiasi. Pasalnya, Bupati menghendaki agar bantuan sosial tersebut benar-benar disalurkan kepada sasaran yang tepat. Pada sambutannya di maulid akbar di Kecamatan Suppa, Kamis 5 Desember kemarin.

Andi Irwan Hamid menekankan kepada seluruh perangkat lurah dan desa agar menginventarisir jumlah KPM dari program bantuan pemerintah pusat tersebut. “Saya minta petugas di Kelurahan dan Desa agar menginventarisir jumlah penerima, jangan sampai ada yang salah sasaran,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Bupati, penerima bantuan sosial adalah orang yang berhak, dan bukan atas kedekatan atau hubungan lainnya. Kata dia, bantuan sosial rawan salah sasaran, karena data penerima yang dikelola dari pusat bisa saja salah dan perlu terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi masyarakat. “Saya harap penerima adalah orang yang berhak, bukan karena kedekatan atau hubungan lain,” tegasnya

Andi Irwan Hamid juga menginstruksikan agar seluruh KPM dilabeli dengan stiker di rumah mereka masing-masing. Hal itu untuk memudahkan petugas mengenali, siapa dari KPM yang benar-benar layak menerima. Berkat label tersebut, sambung Bupati, sudah 1000 orang penerima di Pinrang resmi mengundurkan diri dari KPM untuk bantuan tersebut.

Hal ini dasari karena masyarakat mulai sadar dan tahu dirinya sudah bukan yang berhak menerima. “Sudah ada 1000 orang yang keluar per hari ini karena sadar itu bukan haknya. Orang yang tidak berhak tolong sadari dirinya. Mari melalui Maulid ini kita teladani Rasulullah membangun Suppa yang semakin maju dan religius,” harap Bupati.(wal)

Pos terkait