KILASSULAWESI.COM,PAREPARE–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare sementara menjemput blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatat Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta. Khusus Kota Parepare mendapat jatah sebanyak empat ribu keping blangko KTP elektronik.
Minimnya blangko e-KTP akhir-akhir ini, warga yang ingin melakukan pergantian terpaksa dilayani dengan surat keterangan (Suket). Namun Suket tersebut, kerap ditolak oleh sejumlah instansi tertentu. Kepala Seksi (Kasi) Identitas Penduduk Disdukcapil Kota Parepare, Andi Made Ali Patiroi yang dipercayakan menjemput blangko KTP tersebut mengatakan, pihaknya mendapatkan jatah blangko e-KTP dari Dirjen Dukcapil di Jakarta sebanyak 4.000 keping.”Ahamdulillah kita dapat empat ribu keping blangko bulan ini. Kami sebenarnya berharap bisa diberikan sampai 10 ribu keping, tapi disetujui Dirjen Dukcapil hanya empat ribu keping,” ujarnya.
Plt Kepala Disdukcapil Kota Parepare, Adi Hidayah Saputra berharap blangko KTP el diberikan oleh Dirjen Dukcapil di Jakarta sebanyak 10 ribu keping, tapi yang disetujui hanya empat ribu keping saja. “Tidak masalah dengan empat ribu kepingi, mudah-mudahan ke depan akan diberikan lebih banyak lagi,” ujarnya. Dia berharap pelayanan penerbitan dokumen administrasi kependudukan, khususnya penerbitan KTP-el bisa kembali normal mulai Senin 27 Januari 2020, mendatang. “Kalau blangko sudah datang, pelayanan penerbitan KTP bisa kembali normal. Paling tidak kalau tidak ada halangan, hari ini, Jumat 24 Januari 2020 blangko sudah tiba di Parepare,” jelasnya.
Selain mengambil blangko, Disdukcapil juga mengurus perbaikan alat perekaman e-KTP dan permintaan M to M “M to M untuk mendukung perekaman mobile kita di lapangan, saat ini baru punya satu. Kami sudah koordinasi dengan Dirjen Dukcapil dan mendapat prioritas terkait permintaan ini. Insya Allah paling lambat bulan Juni kita dapat bantuan M to M,” tambah Andi Made Ali Patiroi. Saat ini Dinas Dukcapil Parepare sedang gencar melakukan perekaman e-KTP secara mobile. Itu dilakukan untuk meningkatkan kepemilikan KTP-el di Kota Parepare yang sampai saat ini sudah mencapai 98 persen. “Saaat ini kita masih punya 1.962 penduduk usia 17 tahun ke atas yang belum merekam KTP el, wajib KTP el yang belum merekam ini rata-rata wajib KTP el baru dan masih usai sekolah, makanya kami kembali turun ke sekolah-sekolah melakukan perekaman”, ungkap Adi.
Tingkat kepemilikan KTP el di Kota Parepare sendiri termasuk cukup tinggi, sudah mencapai 98,12 persen dan dari kegiatan perekaman mobile berharap bisa meningkatkan keepemilikan KTP el sampai 99 persen. (anj)






