KILASSULAWESI.COM.BARRU — Kasus virus corona di Wuhan, China kini semakin meluas. Bahkan, membuat ketakutan tersendiri bagi warga termasuk yang dialami mahasiswa asal Kabupaten Barru yang menempuh pendidikan di China. Mahasiswa asal Barru, Muh Fadly kini tengah resah dengan semakin daruratnya virus mematikan itu.
Dihubungi Via telepon Fadly mengaku khawatir dengan Virus Corona yang terjadi di Negeri Tirai Bambu itu. Bahkan, kata dia, rekannya yang warga Indonesia sudah banyak yang kembali ke tanah air. “Saya berharap bisa segera pulang kampung, namun masih terkendala biaya. Harga tiket saat ini sangat mahal, “ujarnya.
Fadly yang mengaku sudah semester 6 jurusan electronic information engineering, Guilin University of Electronic Technology menyebut kondisi China saat ini semakin mengkhawatirkan, sekalipun pemerintah sudah mengevakuasi sebagian WNI tapi itu diprioritaskan yang berada di Wuhan dan sekitarnya. “Asal mula virus itu kan dari Wuhan. Kebetulan kampus saya tinggal di Provinsi Guangxi jadi memang beda Provinsi,”ujar Fadly.
Fadly menambahkan, pihak KBRI cuma mengimbau yang mau pulang silahkan, mereka mengeluarkan surat untuk ditujukan ke kampus ataupun perusahaan apabila dipersulit untuk pulang ke Indonesia. Terlebih keadaan di sini makin hari makin parah, makin banyak yang terkena virus. “Belum ada warga Indonesia yang terjangkit virus di sini tapi kami tetap khwatir,”ujarnya.
Fadly berharap usaha yang dilakukan oleh pemerintah bagi WNI harusnya tidak hanya dilakukan bagi daerah yang terkena dampak, tapi juga yang memang berada di negara tersebut. Sekalipun kawasan yang ditempatinya saat ini masih relatif aman tapi dirinya tetap khawatir akan keadaan di China. “Harapan kami semua WNI di China harusnya di pulangkan untuk sementara sampai keadaan membaik,”tandas Fadly. (mad)






