KILASSULAWESI.COM,SIDRAP– Kebijakan kerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara ( ASN) diperpanjang sampai 21 April 2020. Penyesuaian sistem kerja tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 dilingkup Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Sebelumnya, kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah itu berlaku antara 26 Maret hingga 8 April 2020 yang jatuh besok.
Perpanjangan itu tertuang dalam Surat Pengantar Penyesuaian Sistem Kerja ASN, Nomor: 800/2011/BKPSDM tanggal 7 April 2020. Surat ditujukan bagi para pejabat pimpinan tinggi pratama, para kabag, camat, lurah, direktur rumah sakit dan kepala puskesmas. Dalam surat itu dijelaskan pula bahwa pengaturan staf dilakukan dengan membagi seluruh jumlah pegawai memperhatikan keterwakilan tugas pokok dan fungsi sehingga tetap mencapai sasaran kerja dan memenuhi target kinerja.
Meski bekerja di rumah, para ASN tetap harus memenuhi target kerja yang telah ditentukan sebelumnya. Di samping itu, mereka wajib membuat rencana kerja harian serta laporan kinerja harian yang dilaporkan kepada atasan masing-masing. Sementara absensi ASN yang melaksanakan tugas dari rumah atau bekerja di Posko Gugus Tugas, dilakukan secara online melalui https://bit.ly/AbsensiPagiKabSidrap (absen pagi) dan https://bit.ly/AbsensiSoreKabSidrap (absen sore).
Turut diatur dalam surat, agar ASN tidak bepergian atau melakukan perjalanan, menjaga jarak aman ketika berkomunikasi dengan orang lain, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta tidak menyebarkan berita hoax. ASN juga diimbau turut mengkampanyekan #SidrapBermasker dan menyampaikan informasi positif terkait pencegahan penyebaran Covid-19.
Informasi dari Pusat Data dan Informasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidrap, Selasa 7 April, pukul 19.00 Wita. Jumlah warga yang masuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 83 orang dimana 74 pada proses pemantauan dan 9 selesai pemantauan. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 9 orang dengan rincian 4 orang sementara dirawat dan 5 orang pulang dan dinyatakan sehat. Dan positif korona atau Covid-19 sebanyak 11 orang, dimana 9 orang dalam perawatan dan 2 orang dinyatakan sembuh. (*/ade)






