Target 126 Kursi di Senayan, Zulham: Golkar Butuh Caleg Potensial Dulang Suara

Ketua DPD I Golkar Sulsel bersama salah satu bacaleg kader perempuan untuk Dapil Sulsel II

PAREPARE, KILASSULAWESI– Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan Golkar menargetkan perolehan kursi di DPR mencapai 20 persen atau 126 kursi. Menko Perekonomian ini, berharap para bacaleg bekerja keras dan terukur, demi tercapainya target itu.

Airlangga menuturkan Golkar telah memiliki fungsionaris di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Fungsionaris tersebut akan mensosialisasikan calon presiden partai dan calon legislatif partai Golkar.

Bacaan Lainnya

“Hari ini Golkar sudah punya fungsionaris tingkat pusat provinsi, kabupaten kota, sebanyak 40.304. Angkanya dimulai dengan empat diakhiri dengan empat. Karena Golkar nomor empat,” katanya dalam silaturahmi yang dihadiri Waketum Ahmad Doli Kurnia, Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus, dan para bacaleg Golkar Dapil Sulsel 1, 2 dan 3.

Terpisah, Juru Bicara DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief sebanyak kurang lebih 17 kader Partai Golkar yang mendapat surat keputusan (SK) fungsionaris sebagai bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dari DPP. Kini mereka terus berupaya mendongkrak popularitas ditengah masyarakat. Namun, kepastian kader untuk menjadi calon anggota legislatif (Caleg) masih akan ditentukan oleh DPP.

SK fungsionaris bacaleg DPR RI disusun oleh DPP dan itu belum bersifat final. Artinya, masih ada tahapan selanjutnya, mulai 150 persen hingga 100 persen dan itu final. “Nama-nama yang dimasukkan 200 persen adalah kader-kader yang dinilai berpotensi mendulang suara bagi partai. Contoh untuk figur bu Rismayani dengan suara cukup signifikan di Pemilu 2019, tentu namanya tetap dimasukkan. Begitupun dengan bu Erna Rasyid Taufan,”ungkap Zulham, kemarin.

Lebih jauh, anak menantu Wali Kota Parepare tersebut menjelaskan, menyikapi adanya pasangan suami istri (Pasutri) ikut dimasukkan. Karena keduanya dinilai sama-sama mampu mendulang suara. “Tapi pada akhirnya, akan kita lihat di 100 persen seperti apa. Apakah keduanya tetap masuk atau hanya salah satunya. Kita nantikan saja, biarlah mereka bekerja dulu sesuai SK fungsionaris yang ada,”jelasnya.

Saat disinggung terkait, figur Rismayani Syamsuddin yang dinilai menjadi referensi Ketua DPD I Sulsel sebagai kader perempuan Golkar paling berpotensi. Zulham Arif menuturkan, pada umumnya hampir disemua partai memiliki tantangan tersendiri dalam menyusun caleg dari unsur perempuan karena harus memenuhi kuota 30 persen. “Apa lagi figur perempuan yang mampu meraih suara banyak, salah satunya ibu Rismayani di Dapil Sulsel II. Dengan capaian suara cukup signifikan di Pileg 2019, tentu DPP menilai ibu Rismayani memiliki basis dan modal yang sangat kuat. Apa lagi sosok perempuan,”jelasnya.

Makanya, kehati-hatian dalam menentukan caleg dan bukan hanya untuk mengugurkan kewajiban untuk memenuhi kebutuhan 30 persen. Namun, kata Zulham, partai mencari potensi dan kualitas dari caleg perempuan tersebut dan salah satunya dimiliki ibu Rismayani. “Memiliki suara signifikan, kualitasnya bagus dan dari perwakilan perempuan. Begitupun bagi Dapil Sulsel lainnya, misalnya di Dapil I ada Ibu Lies Nurdin Abdullah. Dia bukan hanya sebagai perempuan dan istri dari Nurdin Abdullah, tapi memang mempunyai basis yang kuat, dan terawat sampai saat ini. Dapil Sulsel III ada Ibu Agustinus Bassang istri dari Bupati Toraja Utara dimana kualitasnya sangat bagus, “bebernya. Zulham pun menegaskan, jika bukan hanya mencari caleg perempuan untuk sekedar mencari kuota 30 persen. Tapi mencari caleg yang betul-betul berkualitas.(*)

Berikut Daftar Bakal Calon Anggota DPR RI dari Partai Golkar yang mengemuka di Dapil Sulsel II

1. Andi Fahsar M Padjalangi
2. Andi Rio Idris Padjalangi
3. Andi Shanty Listiawaty Mattalatta
4. Erna Rasyid Taufan
5. Herman Haizer
6. Ilham Noer Putri
7. Jamaludin M Syamsir
8. M Sabil Rahman
9. Muh Yasir
10. Mustakim
11. Nurdin Halid
12. Rismayani
13. Supriansa
14. Taufan Pawe
15. Syamsul Bachri
16. Yasir Mahmud
17. Syamsuddin A Hamid.

Pos terkait