POLMAN, KILASSULAWESI — Perum Bulog diwajibkan membeli hasil panen gabah petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram tanpa pengecualian kualitas. Kebijakan ini ditetapkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memastikan stok pangan nasional tercukupi.
Untuk memenuhi target penyerapan 3 juta ton beras hingga April 2025, Bulog akan terus membeli gabah petani sesuai HPP yang ditetapkan pemerintah.
Selain itu, pemerintah tengah menyusun instruksi presiden (Inpres) untuk mewajibkan Bulog dan penggilingan padi membeli gabah kering panen (GKP) sesuai HPP Rp6.500 per kilogram.
Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas harga pangan nasional.
Pantauan Kilassulawesi Jumat sore 7 Maret 2025 di wilayah Tumpiling Kecamatan Wonomulyo Bulog Cabang Polman yang disaksikan langsung oleh Dandim 1402 Polman Letkol Czi Sabar Panjaitan bersama para Babinsa melakukan penimbangan gabah langsung ke petani.
Meski di guyur hujan, penyerapan gabah tetap dlakukan agar hasil panen petani dapat ditampung semua.
Kepala cabang Bulog Polman Faris Sudirman mengatakan Bulog menyerap gabah petani langsung ke petaninya dengan harga pemerintah Rp 6.500 tanpa potongan dari semua kualitas.hal itu dilakukan untuk mensejahterakan para petani sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.
“Sesuai instruksi presiden perum Bulog wajib menyerap gabah petani dan itu targetnya 3 juta ton beras hingga April 2025. Bulog cabang Polman sendiri target pembelian nya 48 ribu ton setara beras yang dimana dari 48 ribu itu, 14 ribu serapan gabah kering panen (GKP) lebihnya itu beras ,dan kami bekerja sama dengan mitra-mitra penggilingan dari Perpadi Polman untuk melakukan penyerapan,”terang Faris Sudirman.
Penyerapan gabah petani oleh Bulog sudah dimulai sejak 25 Februari 2025 bersama dengan Babinsa TNI kodim 1402 Polman sebab sebagian wilayah Polman telah panen.
“Alhamdulillah panen sudah mulai ramai sehingga penyerapan hari ini kita sampai 1000 tonan dan kami tidak ada batasan, sepanjang petani minta gabah nya dibeli maka Bulog akan siap terus.”jelas Faris.(*)






