PAREPARE — Setelah mengabdi selama hampir dua tahun sebagai Kapolres Parepare, AKBP Arman Muis resmi menyerahkan tongkat komando kepada penggantinya, AKBP Indra Waspada Yuda. Serah terima jabatan ini bukan sekadar pergantian struktural, melainkan momentum refleksi atas kepemimpinan yang menempatkan budaya dan kearifan lokal sebagai fondasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam pernyataan perpisahannya, AKBP Arman Muis mengungkapkan kedekatannya dengan Kota Parepare yang penuh kesan. Ia menitipkan pesan kuat kepada kapolres yang baru untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sosial budaya masyarakat Bugis-Makassar.
“Taro ada taro gau, siri’ napacce itu nilai yang saya pegang selama ini. Tidak semua hal harus diselesaikan dengan hukum positif. Masyarakat kita punya etika dan budaya luhur yang harus dihormati,” ujar pria asal Pangkep tersebut.
Pendekatan berbasis budaya ini tercermin dari upayanya dalam menerapkan prinsip restorative justice, yang menempatkan rekonsiliasi dan penyelesaian berbasis komunitas sebagai opsi alternatif penegakan hukum.
Sebelum mengakhiri masa tugasnya, Arman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk insan media, atas sinergi selama masa jabatannya. “Silaturahmi tetap dijaga. Media adalah mitra strategis dalam membentuk opini publik yang konstruktif,” pesannya dengan hangat.
Di sisi lain, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Arman selama memimpin. Ia menyoroti keberhasilan Polres Parepare menjaga stabilitas keamanan sekaligus menjalin kolaborasi erat dengan Pemkot dalam berbagai agenda strategis.
“Kami sangat berterima kasih kepada AKBP Arman Muis. Kepemimpinannya meninggalkan legacy penting dalam menjaga kondusifitas kota kita,” ujar Tasming.
Menyambut AKBP Indra Waspada Yuda, Tasming berharap kesinambungan sinergi dapat terus ditingkatkan. “Beliau dikenal sebagai sosok yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Kami yakin, Parepare akan makin aman dan nyaman di bawah kepemimpinannya,”tutupnya.(*)






