PSM Makassar vs Persija Jakarta: Laga Krusial di Tengah Sorotan Pajak dan Retribusi

Ist. Aparat kepolisian saat melakukan persiapan jelang laga PSM Makassar beberapa waktu lalu

PAREPARE— Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, akan menjadi saksi duel panas antara PSM Makassar dan Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026, Minggu malam, 21 September 2025.

Kick-off dijadwalkan pukul 19.00 WITA dan dapat disaksikan langsung melalui Indosiar dan Vidio. Namun, laga ini tak sekadar soal perebutan poin. Di balik persiapan teknis, PSM Makassar tengah dibayangi sorotan publik terkait tunggakan kewajiban pajak dan retribusi kepada Pemerintah Kota Parepare. Nilainya disebut-sebut menembus angka Rp1 miliar.

Bacaan Lainnya

PSM Terpuruk di Klasemen, Tersandera Isu Non-Teknis

Tim Juku Eja belum mampu menunjukkan performa kompetitif di awal musim. Dari empat laga, PSM hanya mengoleksi tiga hasil imbang dan satu kekalahan, menempatkan mereka di dasar klasemen dengan tiga poin. Pelatih Bernardo Tavares mengakui bahwa anak asuhnya belum tampil disiplin, terutama saat kalah 2-1 dari Persita pekan lalu.

“Kami tidak mengontrol emosi dan membuang waktu di lini tengah. Ini sudah kami bahas sebelum pertandingan,” ujar Tavares dalam sesi konferensi pers dikutip dari sejumlah laman media siber.

Di luar lapangan, tekanan terhadap PSM semakin kompleks. Klub kebanggaan Sulawesi Selatan ini disebut belum melunasi retribusi sebesar 10 persen dari penjualan tiket, reklame, dan pungutan lainnya sesuai nota kesepahaman (MoU) dengan Pemkot Parepare. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak klub maupun pemerintah daerah, memicu pertanyaan publik soal transparansi dan komitmen kelembagaan.

Persija Bidik Puncak Klasemen

Sementara itu, Persija Jakarta datang dengan modal tak terkalahkan dalam lima laga awal musim. Macan Kemayoran mengoleksi tiga kemenangan dan dua hasil imbang, menempati posisi runner-up dengan 11 poin hanya terpaut satu angka dari Borneo FC di puncak klasemen.

Tim besutan Mauricio Souza gagal meraih kemenangan saat menjamu Bali United pekan lalu (1-1), namun tetap menjaga momentum.Tambahan tiga poin di Parepare akan membuka peluang besar bagi Persija untuk merebut posisi teratas.

Dalam lima pertemuan terakhir, Persija unggul tipis dengan dua kemenangan, sementara PSM hanya sekali menang dan dua laga lainnya berakhir imbang.

Pertandingan ini menjadi titik balik bagi PSM Makassar baik secara teknis maupun institusional. Di atas lapangan, kemenangan di kandang sendiri adalah harga mati untuk keluar dari zona merah. Di luar lapangan, publik menanti transparansi dan penyelesaian kewajiban klub terhadap pemerintah daerah.

Sementara itu, Persija Jakarta siap memanfaatkan situasi untuk mencuri poin dan memperkuat posisi mereka sebagai kandidat juara musim ini.(*)

Pos terkait