Update 28 April Covid-19, Kadiskominfopers: Lima Warga Positif Korona di Pasangkayu

KILASSULAWESI.COM, PASANGKAYU– Jumlah pasien positif virus korona atau Covid-19 di Kabupaten Pasangkayu, Selasa 28 April, kemarin bertambah menjadi lima orang. Dengan jumlah tersebut, maka data untuk seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Barat ikut bertambah, dari sebelumnya 35 kasus positif menjadi 37 kasus.

Dari data Diskominfopers yang dihimpun Parepos Online, pasien yang terkonfirmasi positif korona berdasarkan hasil swab berasal dari Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasangkayu, Suri Fitriah S.Sos MSi menuturkan, sesuai isi release jubir gugus tugas Pemprov Sulbar memang ada tambahan jumlah positif covid-19 asal Pasangkayu sebanyak 2 orang. Sehingga total jumlah positif covid di-Kabupaten Pasangkayu per tanggal 28 April berjumlah 5 orang. ” Adapun 2 pasien positif korona tersebut berinisial MN (52) dan SK (52), mereka adalah pasangan suami istri warga Bukit Panjang, Desa Polewali,
Kecamatan Bambalamotu,”kata Suri.

Bacaan Lainnya

Riwayat perjalanan pasien MN yakni mengikuti perjalanan dari Kabupaten Gowa mengikuti kegiatan Tablig Akbar, lalu singgah di Majene, Mamuju dan bermalam di Masjid Pasangkayu sebelum kembali ke kampungnya di Desa Polewali. Terungkapnya kasus ini setelah Tim Covid-19 dari Puskesmas Bambalamotu, memeriksa kesehatan keduanya dengan
keluhan demam, batuk dan nyeri tenggorokan.

” Pada tanggal 8 April keduanya (suami-istri) melakukan pemeriksaan rapid test. Rapid Pertama hasil Non-Reaktif (Negatif), pada tanggal 18 April pada pemeriksaan Rapid kedua hasilnya samar-samar sehingga kami konsultasikan ke dokter patologi RSUD. dokter menyarankan untuk melakukan pemeriksaan Rapid yang ketiga, 20 April, menggunakan serum untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Saat pasutri tengah melakukan isolasi mandiri dalam pengawasan gugus tugas penangan Covid-19. Keduanya dinyatakan positif korona berdasarkan hasil tes Swab dari Laboratorium Makassar,”ungkapnya. Ditambahkannya, dengan kondisi tersebut
kiranya kita semua agar turut serta berperan aktif dalam memutus mata rantai virus covid-19 ini dan mentaati anjuran pemerintah. (bur)

Pos terkait