KILASSULAWESI.COM, PAREPARE– Imbauan tinggal dirumah saja tidak terasa sudah memasuki bulan ketiga, baik itu melalui sosialisasi maupun surat edaran untuk memutus mata rantai virus korona. Namun hasilnya belum maksimal seperti yang diharapkan bersama.
Menyikapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare mulai angkat bicara soal pencegahan penyebaran virus covid-19 dan mengapresiasi upaya yang telan dilakukan Tim Gugus Percepatan Pencegahan covid-19 selama ini. “Sekarang saatnya meminta pemerintah untuk tidak lagi memperketat pengawasan, ini sudah saatnya mungkin colling down, mengingat hampir sebagian warga kita terpuruk masalah ekonomi,”ujar Wakil Ketua DPRD Parepare, M Rahmat Sjamsu Alam yang dihubungi Parepos.
Bantuan sudah digelontorkan, tetapi hampir dipastikan tidak semua mendapatkan. Solusinya harus cari sendiri dengan bekerja diluar rumah misalnya, karena tidak semua bisa dikerjakan dirumah. M Rahmat mengakui, sudah saatnya berpikir tentang virus korona dan dampaknya ke masyarakat di Parepare, pengawasannya jangan terlalu ketat lagi.
Misalnya, lanjut Rahmat, warung kopi tetap buka, tapi perlu diatur sedemikian rupa seperti pembatasan pengunjung masuk, meja harus diatur sedemikian rupa jaraknya, pengunjung memakai masker, cuci tangan sebelum masuk dan sebagainya. Tujuannya agar antara satu dengan lainnya tidak bersentuhan, bukan ditutup seperti di waktu malam sekarang ini.
” Pengawasan tatap dilakukan, akan tetapi jangan terlaku ketat lagi, misalnya warkop bisa buka seperti sekarang ini termasuk malam, tapi perlu pengaturan seperti jaga jarak meja, pakai masker,cuci tangan dan sebagainya,mengingat masyarakat kira terpuruk masalah ekonomi”, katanya.
Rahmat menambahkan, upaya ini dilakukan karena kita belum tahu sampai kapan virus ini berakhir, sementara kita terpuruk termasuk masalah ekonomi. Sehingga sudah saatnya mungkin diusulkan diberikan kelonggaran pengawasan untuk berusaha, sebagaimana yang terjadi sekarang. Namun tetap dilakukan pengawasan sebagaimana mestinya.
Senada juga disampaikan Anggota DPRD Kota Parepare, Ir H Yasser Latief MM mengatakan, setelah dilakukan pengawasan ketat selama 3 bulan terakhir, kini ditengah pandemi covid-19 saatnya diusulkan dilakukan sedikit kelonggaran, mengingat masyarakat sebagian bekerja diluar di luar sementara kira terpuruk masalah ekonomi dan beberapa sendi kehidupan lainnya.
” Ada baiknya mungkin sedikit masyarakat diberi sedikit kelonggaran pengawasan covid-19, mengingat sebagian besar masyarakat terpuruk masalah ekonomi”, katanya. (anj)






