Subsidi Dinilai tak Tepat Sasaran, Warga Protes ke PLN

KILASSULAWESI.COM,POLMAN — Subsidi pembayaran listrik yang diberikan kepada masyarakat pelanggan PLN sebagai kompensasi ditengah wabah pandemi korona. Justru dinilai tidak dirasakan oleh masyarakat, seperti yang dialami warga Pasar Baru, Kecamatan Polewali. Akibatnya puluhan warga melakukan aksi protes dengan mendatangi Kantor Rayon PLN  Polewali di Jalan Andi Sepi, Senin 11 Mei 2020.

Harmoko yang mewakili masyarakat Pasar Baru mengatakan, kedatangan mereka  untuk memperjuangkan nasib salah seorang warga bernama Ibu Isa yang sudah tua. “Betapa tidak, ibu Isa ini janda tua hanya penjual es yang justru harus mendapat subsidi dari PLN, namun nyatanya tidak. Malahan tetangganya yang mampu menunaikan ibadah haji, justru mendapat subsidi. Hal ini lah yang kita perjuangkan. Mudah-mudahan pihak PLN bisa mengusulkan agar Ibu ini dapat subsidi dari PLN,” kata Harmoko.

Bacaan Lainnya

Kejadian serupa bukan hanya dialami Ibu Isa, sepert warga lainnya  Ibu Sitti yang tinggal di Takatidung juga mengeluh hal yang sama karna dirinya tidak mendapat subsidi dari PLN. Padahal dia berhak mendapatkan subsidi itu,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Rayon PLN Polewali Sandy Sangaria mengatakan, persoalan subsidi listrik itu pemerintah yang tentukan. ” Kita hanya rayon, dan hanya melaksanakan perintah saja. Contohnya kalau ada warga yang fakta lapangan tidak mampu sedangkan di meteran listriknya mampu kita sarankan untuk pergi ke kantor kecamatan setempat untuk mengusulkan mendapatkan program subsidi. Nanti pemerintah kecamatan kirim data ke PLN untuk diverifikasi datanya,”jelasnya. Sandy pun menyarankan agar masyarakat yang tidak mendapatkan program subsidi listrik dari PLN agar melaporkan datanya ke kantor kecamatan untuk ditindaklanjuti ke PLN.(win)

Pos terkait