MAROS, KILASSULAWESI – Setalah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Bontoa yang kedua, Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam melanjutkan kegiatan tersebut, di Kecamatan Lau, Maros, Selasa (07/01/2023).
Dalam kegiatan ini telah turut hadir mendapingi Bupati Maros yakni, Wakil Bupati Maros, Hj. Suhartina Bohari, Ketua DPRD Maros, H. Andi Patarai Amir, Anggota DPRD Maros, Andi Rijal Abdullah, H. Rahmat Hidayat, H. Muhammad Nasir, H. Yusuf Damang dan H.A Syarifuddin Puang Esa, Camat Bontoa, Lurah dan Kepala Desa.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Lau, Rusman Mulyana dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan sebagai lanjutan setelah pihaknya melakukan Musrembang di tingkat Kelurahan dan Desa.
“Terkumpul 227 usulan, namun setelah diverifikasi SIDP tersisa 176 usulan. Semoga yang nanti terealisasi muaranya dapat mensejahterakan masyarakat,”kata Rusman Mulyana.
Ia juga menyampaikan, bahwa kegiatan ini juga dirangkaikan dengan deklarasikan Kecamatan Open Defecation Free (ODF). Hal ini dilakukan karena berhubungan pada tahun 2022 lalu masih ada dua wilayah di daerahnya yang dinyatakan belum ODF.
“Lau ini terdiri dari empat Desa dan dua Kelurahan. Penilaian sebelumnya masih ada Kelurahan Allepolea dan Mattirodeceng yang belum ODF, tetapi alhamdulilah sekarang semuanya sudah ODF,”kata Camat Lau, Rusman Mulyana.
Sementara itu, Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam yang didampingi Wakil Bupati Maris, Hj. Suhartina Bohari mengatakan, prioritas pembangunan saat ini akan fokus pada sektor pendidikan dan kesehatan tanpa melupakan sektor infrastruktur.
“Masih ada guru dan tenaga pendidik yang harus kita prioritaskan. Beberapa bangunan sekolah juga masih banyak yang harus kita perbaiki,”kata Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam.
Beberapa sekolah di Kecamatan Lau yang akan dilakukan perbaikan diantaranya, SD 160 Inpres Lemo-Lemo, SMPN 2 Maros, SD 217 Inpres Pamelakkang Jene dan SD 233 Bontomaero.
“Beberapa bangunannya masih ada yang perlu direhab. Jika kita jaga kesehatannya, jaga pendidikannya, ini otomatis akan membantu kita juga dalam meningkatkan kualitas SDM Kabupaten Maros,”kata Chaidir Syam.
Diakhir kegiatan, dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan atas pencapaian target PBB kepada Lurah Allepolea, Mattirodeceng dan Soreang.(*)






