Tertinggi di Monev Triwulan II, Taufan Pawe Puji Realisasi Keuangan RSUD Andi Makkasau

PAREPARE, KILASSULAWESI– Sistem pelayanan dengan penghasilan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare berbanding lurus dengan pendapatannya. Hal itu pun mendapat sambutan positif dari Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang segera mengakhiri masa jabatannya di awal bulan Oktober 2023.

Dalam setahun, kata Taufan Pawe, RS rujukan tersebut menghasilkan pendapatan yang masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekira Rp 100 miliar lebih. Atas capaian itu, Taufan Pawe mengaku bersyukur dan memberikan apresiasi terhadap manajemen RS Andi Makkasau.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, dengan tingkat pelayanan yang baik RS Andi Makkasau mampu menyumbang PAD sebanyak Rp100 miliar lebih setiap tahunnya. Kita apresiasi,” ucap Taufan Pawe. Jumat, 11 Agustus 2023.

Taufan Pawe menjelaskan pendapatan yang dicapai RS Andi Makkasau tersebut tidak terlepas dari komitmen pihak menajemen yang terus berinovasi dalam upaya meningkat sistem dan mutu pelayanan kesehatan.

“Komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sehingga RS Andi Makkasau mampu menghasilkan pendapatan yang lebih dari target PAD,” terang Taufan Pawe.

Taufan Pawe mengungkapkan, pendapatan RS Andi Makkasau telah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sejak ia menjabat sebagai Wali Kota Parepare.

“Selama saya menjabat sebagai Wali Kota sejak itu juga manajemen RSAM menorehkan berbagai prestasi. Termasuk prestasi mencapai over target PAD setiap tahun. Itu tidak lepas dari inovasi pendapatan yang dilakukannha. PAD kami meningkat termasuk dari SKPD lainnya. Saya mewarisi PAD Kota Parepare itu jauh dibawah 100 miliar,” ungkap Taufan Pawe.

Taufan Pawe juga memberi apresiasi atas realisasi keuangan rumah sakit tersebut yang tertinggi pada Monev Triwulan II. Namun, Taufan Pawe mengingatkan agar itu dijaga dan terus ditingkatkan serapan anggarannya memasuki triwulan III.

Taufan Pawe juga mendorong RS Andi Makkasau agar tetap memaksimalkan sistem pelayanannya dan terus berinovasi. “Dijaga dan dipush serapan anggaran. Dan tentu pelayanan tetap harus menjadi hal yang prioritas untuk dimaksimalkan,” pesan Taufan Pawe.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *