
BONE–Ada sisi menarik dibalik pelaksanaan panen raya padi di Desa Samaelo Kecamatan Barebbo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dari Majalengka, Jawa Barat, dan digelar serentak di 14 provinsi.
Khusus di Sulsel, dipusatkan di Desa Samaelo. Deretan ‘bintang’ (pejabat tinggi TNI/Polri) hadir di acara panen raya di Samaelo.
Mereka yang hadir, yakni Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono, Kepala Staf Komando Operasi Udara II Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, Kabinda Sulsel, Brigjen TNI Arman Dahlan, Danlantamal Makassar, Brigjen TNI (Mar) Dr. Wahyudi serta Danrem 141 Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbawan.
Kegiatan ini juga turut dihadiri Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman serta jajaran Forkopimda Bone.
Suasana hangat dan penuh semangat terlihat. Kabupaten Bone, yang menjadi pusat pelaksanaan di Sulawesi Selatan, dipilih karena kontribusinya sebagai lumbung padi terbesar di wilayah ini, dengan produksi tahunan mencapai lebih dari 200 ribu ton.
Para ‘bintang’ ini juga tak segan ikut turun ke sawah bersama Gubernur dan Bupati Bone.
Momentum ini menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan petani dalam mendukung misi besar ketahanan pangan nasional.
“Panen Raya ini bukan hanya tentang hasil pertanian, tetapi juga komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kemandirian bangsa. Hadirnya para jenderal di Bone menjadi tanda tanda keberkahan untuk kita semua,” ujar Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman.
Bupati Bone termuda ini menegaskan, petani adalah pahlawan kemandian pangan.
“Kedaulatan pangan semua berkat kontribusi petani kita,” ucap Bupati Bone sembari menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh petani di Kabupaten Bone.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang berdialog langsung dengan Presiden RI, melaporkan langsung bahwa produksi padi di Sulsel selalu surplus. Bahkan tertinggi di Indonesia.
Kendati demikian, sejumlah kebijakan yang perlu dipertahankan yakni harga harus terjaga Rp 6500, benih hingga memperluas optimalisasi lahan.
“Kami siap dengan sinergi TNI Polri di bawah untuk bahu membahu bapak Presiden, sehat selali untuk Bapak Presiden selalu memikirkan rakyat utamanya petani, terakhir kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian sehat dan sukses selalu,” kata Gubernur Sulsel.
*






