Pameran Produk Unggulan WBP Lapas IIA Parepare Meriahkan IPPAFest 2025

PAREPARE– Lapas IIA Parepare bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan menggelar pameran produk unggulan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Kantor Imigrasi TPI Kelas II Parepare. Kegiatan yang berlangsung sejak Senin, 21 April 2025 ini menjadi bagian dari kompetisi glorifikasi IPPAFest 2025 dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61.

Pameran ini didasarkan pada Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-127 tanggal 11 April 2025, dengan tema “Creation Beyond The Bars.” IPPAFest 2025 merupakan inisiatif Ditjenpas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI untuk menampilkan hasil karya warga binaan berupa produk UMKM, seni, dan industri kepada masyarakat luas. Acara utama berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta, mulai 21 hingga 23 April 2025.

Bacaan Lainnya

Di Parepare, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas IIA Parepare, Abdullah, SE, M.Si, memimpin pelaksanaan pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan dari warga binaan. Produk tersebut merupakan karya dari Lapas IIA Parepare, serta Rutan IIB Barru, Rutan IIB Pinrang, Rutan IIB Sidrap, dan Rutan IIB Pangkep. Beragam produk, seperti meubel ukiran Jepara, meubel kayu jati, batako, sandal hias, hingga tas rajutan, berhasil menarik perhatian pengunjung.

Tujuan IPPAFest

Pameran IPPAFest 2025 bertujuan mempromosikan produk unggulan warga binaan sekaligus memberikan wadah pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Kegiatan ini mendukung reintegrasi narapidana ke masyarakat melalui pengembangan keterampilan seperti produksi dan pemasaran. Selain itu, pameran ini menjadi sarana pemberdayaan ekonomi kreatif warga binaan agar lebih mandiri.

Rudy Fernando Sianturi, Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, menegaskan bahwa kegiatan IPPAFest adalah langkah nyata mendukung Visi dan Misi Presiden RI tentang Asta Cita melalui 13 Program Akselerasi. “Produk warga binaan memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar, bahkan diminati masyarakat. IPPAFest bertujuan meningkatkan kemandirian warga binaan melalui UMKM,” ujar Rudy.

Harapan Citra Positif

Kegiatan ini juga menjadi peluang untuk meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari produk yang dihasilkan. Rudy berharap acara ini bisa membangun citra positif bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Ditjenpas. “Kami berharap karya warga binaan semakin dikenal, sehingga pemasaran produk unggulan ini dapat mendukung perekonomian kreatif warga binaan dan membawa manfaat yang lebih luas.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Parepare, Plh. Kepala Lapas IIA Parepare, Kepala Rutan IIB Barru, serta pejabat dari berbagai Rutan di Sulawesi Selatan, yang memberikan dukungan langsung bagi suksesnya pameran ini.(*)

Pos terkait