AMERIKA SERIKAT– Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D., mengadakan pertemuan strategis dengan jajaran pimpinan U.S. Food and Drug Administration (FDA) di Washington, D.C. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pengawasan obat dan makanan.
Dalam kesempatan tersebut, Taruna Ikrar memaparkan konsep Triple Helix yang dikenal dengan singkatan ABG: Akademik, Bisnis, dan Government. Konsep ini menekankan pentingnya sinergi antara kalangan akademisi, pelaku bisnis, dan pemerintah dalam mendukung inovasi, penelitian, serta pengembangan industri farmasi dan pangan yang berkualitas dan berstandar internasional.
“Kolaborasi antara akademik, bisnis, dan pemerintah bukan hanya penting, tetapi mutlak dibutuhkan untuk menjawab tantangan global di bidang kesehatan masyarakat,” ujar Taruna Ikrar, Selasa, 6 Mei 2025.
Menurutnya, dengan sinergi yang kuat, inovasi dapat dipercepat, regulasi diperkuat, dan sistem pengawasan obat serta makanan semakin efektif.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh delegasi BPOM RI serta sejumlah pejabat senior FDA, termasuk perwakilan dari Office of Global Policy and Strategy serta Center for Drug Evaluation and Research (CDER). Kedua belah pihak mendiskusikan peluang kerja sama di berbagai bidang, seperti harmonisasi regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pertukaran pengetahuan dan teknologi.
“Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan riset dan industri farmasi. Namun potensi ini hanya bisa dimaksimalkan jika ada sinergi kuat antar sektor,” tambah Taruna Ikrar.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari strategi BPOM RI dalam memperluas jejaring global serta memperkuat diplomasi kesehatan dan ketahanan obat dan makanan Indonesia di kancah internasional. Dengan langkah ini, diharapkan pengawasan obat dan makanan di Indonesia semakin selaras dengan standar global serta mendukung pertumbuhan industri yang berdaya saing tinggi.(*)






