MAROS – Bendahara DPD APDESI Merah Putih Sulawesi Selatan, Lenni Marlina, S.E mendorong pelibatan aktif Pemerintah Desa dalam monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah masing-masing desa.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah inisiatif nasional yang diluncurkan oleh pemerintah Presiden Prabowo Subianto, untuk memberikan makanan bergizi yang seimbang secara gratis kepada anak sekolah, balita, ibu hamil dan menyusui.
Lenni yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sudirman menegaskan, bahwa meski keterlibatan desa bukan dalam posisi sebagai pelaksana kegiatan, akan tetapi desa dapat melakukan pengawasan.
“Tentunya kedepannya kami akan melakukan pengawasan dan menindaklanjuti segala aduan masyarakat apabila terjadi ketidaksesuain dilapangan,”katanya.
Menurutnya, monitoring kepala desa dan perangkat desa itu sangat penting kesesuaian menu dan kualitas gizi dalam program MBG khususnya, di sekolah yang berada di desa masing-masing.
“Meski desa buka pelaksana program MBG, akan tetapi pemerintah desa adalah garda terdepan dalam mendukung dan mensukseskan segala program pemerintah baik itu Kabupaten, Provinsi maupun Pusat,”ujarnya.
Ia juga berharap, transparansi anggaran bahan makanan itu dilakukan secara terbuka, agar tidak menimbulkan kecurigaan ketidaksesuaian harga dan kualitas bahan pangan yang digunakan.
“Kedepannya kami akan memastikan kucuran anggaran dari pemerintah dapat dimanfaatkan dengan baik, dengan menyesuaikan standar menu yang sudah ditetapkan, sehingga pemenuhan dan peningkatan gizi anak dapat terjaga baik,”ucap Lenni.
Dirinya juga akan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menerbitkan surat edaran resmi agar pemerintah desa dapat diberikan ruang memonitoring dan menjadikan pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan MBG.
Selain itu, dengan adanya edaran tersebut, peran desa menjadi jelas lebih secara administratif dan tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan.
“Desa tidak ingin mengambil alih kewenangan pihak lain, tetapi desa harus dilibatkan dalam fungsi pengawasan sosial. Karena kami menganggap desa lebih dekat dengan masyarakat dan sekolah sehingga mempermudah dalam pemantauan serta pengawasannya,”ujarnya.
DPD APDESI Merah Putih Sulawesi Selatan berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah desa dapat memperkuat transparansi serta akuntabilitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis demi kepentingan generasi masa depan bangsa.(*)






