Kapolda Sulsel Siagakan Pasukan Jelang May Day, Tegaskan Pengamanan Humanis Tanpa Kompromi

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, memimpin Apel Siaga Kamtibmas di Mapolda Sulsel, sementara personel Dalmas bersiaga dengan perlengkapan pengamanan sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi gangguan keamanan menjelang peringatan May Day.

MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, memimpin Apel Pagi yang dirangkaikan dengan Apel Siaga Kamtibmas di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Senin (30/03/2026).

Apel ini digelar sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya menjelang peringatan May Day serta berbagai agenda penting lainnya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama Polda Sulsel, di antaranya Irwasda Polda Sulawesi Selatan, Brigjend Pol. Ai Afriandi serta seluruh personel gabungan.

Apel siaga ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan sebagai bentuk konsolidasi kekuatan dan kesiapsiagaan aparat.

Dalam arahan Kapolda Sulawesi Selatan menegaskan, bahwa kesiapan personel menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia menekankan bahwa situasi yang aman dan kondusif tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus dijaga melalui kerja kolektif, disiplin, dan profesionalisme seluruh jajaran.

“Apel siaga ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk komitmen kita dalam memastikan situasi Kamtibmas tetap terkendali. Setiap personel harus siap menghadapi berbagai potensi gangguan, baik skala kecil maupun besar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda memberikan penekanan khusus pada pendekatan humanis dalam menghadapi dinamika di lapangan, termasuk aksi unjuk rasa yang kerap terjadi menjelang May Day.

Ia menginstruksikan seluruh personel untuk mengedepankan sikap persuasif, komunikatif, dan tetap berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP).

“Kedepankan pendekatan yang humanis dan profesional. Hormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, namun tetap pastikan semua berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan selama ini tidak terlepas dari sinergitas yang terbangun antara kepolisian dengan berbagai pihak.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektoral, termasuk dengan pemerintah daerah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Kolaborasi adalah kunci. Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen agar potensi konflik dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.

Di akhir arahannya, Kapolda mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan kehormatan institusi Polri.

Ia mengajak seluruh personel untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang profesional serta mampu menjaga kepercayaan publik.

Apel siaga ini menjadi sinyal kuat bahwa Polda Sulawesi Selatan siap mengawal stabilitas keamanan wilayah, sekaligus memastikan setiap agenda masyarakat dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif.(*)

Pos terkait