Motivasi Islami Jadi Pilar Kinerja, Surianto AM Lulus Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

H. Surianto AM usai meraih predikat Doktor

MAKASSAR — Ketua Umum PSTI sekaligus Ketua DPC Gerindra dan PMI Kota Parepare, H. Surianto AM, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen setelah mempertahankan disertasinya di Aula PJJ Lantai I PPs-UMI, Makassar, Kamis, 9 April 2026.

Disertasinya berjudul “Pengaruh Kepemimpinan, Kompetensi dan Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Islami dan Kinerja Karyawan” dengan studi kasus di PT. Sumber Swarna Pratama (Morowali Utara) dan PT. Trio Kencana (Parigi Moutong, Sulawesi Tengah). Penelitian ini menyoroti bagaimana nilai spiritual Islami dapat menjadi energi penggerak dalam meningkatkan kinerja karyawan di sektor industri strategis.

Bacaan Lainnya

Sidang promosi ini dipimpin oleh Prof. Dr. H. La Ode Husen, SH., M.Hum selaku Ketua Sidang. Promotor utama adalah Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, SE., M.Si, didampingi Ko-Promotor Prof. Dr. H. Abdul Rahman Mus, SE., M.Si dan Dr. H. Junaiddin Zakaria, SE., M.Si.

Tim penguji internal terdiri dari:
– Prof. Dr. H. Mursalim Laekkeng, ASEAN CPA
– Prof. Dr. H. Baso Amang, SE., M.Si
– Prof. Dr. Hj. Masdar Mas’ud, SE., M.Si
– Dr. H. Hamzah Ahmad, SE., MSA., Ak., CA
– Dr. Baktiar, SE., MM (Penguji Eksternal, Universitas Andi Jema Palopo)
– Dr. H. M. Hasibuddin Mahmud, SS., MA (Penguji Lintas Disiplin Ilmu)

Dalam sesi tanya jawab, Prof. Dr. Hj. Masdar Mas’ud, SE., M.Si mempertanyakan hasil hipotesis ketiga yang menunjukkan budaya organisasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Surianto menjelaskan bahwa faktor eksternal seperti cuaca, kondisi lapangan, dan komunikasi manajemen yang tidak sinkron seringkali menghambat penerapan budaya organisasi.

Sementara itu, Dr. Baktiar, SE., MM menyoroti pentingnya motivasi Islami sebagai variabel mediasi. Ia bertanya apakah lebih baik tiga variabel independen langsung mempengaruhi kinerja atau melalui motivasi Islami sebagai variabel intervening. Menanggapi hal tersebut, Surianto menegaskan bahwa motivasi Islami sangat penting sebagai jembatan, terutama karena kondisi sosial di lokasi penelitian bersifat multi-kompleks dengan mayoritas karyawan beragama non-Muslim. “Dengan memasukkan motivasi Islami, budaya organisasi yang sebelumnya tidak signifikan menjadi berpengaruh positif dan signifikan,” jelasnya.

Sebelum menutup sidang promosi, Dr. H. Junaiddin Zakaria, SE., M.Si. selaku tim promotor memberikan refleksi spiritual yang memperkuat nilai akademik disertasi ini. Ia mengutip ayat Al-Qur’an “Wa ma arsalnaka illa rahmatan lil ‘alamin” bahwa Nabi Muhammad diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya untuk umat Islam, tetapi juga untuk seluruh manusia tanpa memandang agama. “Inilah kekuatan disertasi ini, yang berbeda dengan penelitian lain. Nilai Islami yang dibawa bukan sekadar simbol, tetapi etika universal yang membumi. Saudara Surianto layak menyandang gelar doktor, dan saya sebagai tim promotor merasa bangga dan puas dengan pencapaian ini,” tegasnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi Islami mampu meningkatkan kualitas kerja, semangat tim, serta orientasi ibadah dalam aktivitas profesional. Karyawan yang bekerja dengan nilai keikhlasan, amanah, dan tanggung jawab terbukti lebih produktif, efisien, dan mampu menjaga keharmonisan kerja tim.

Sebagai penutup Ketua Umum IKA PPUW Benteng Sidrap itu pun menyarankan perusahaan memperkuat kepemimpinan, kompetensi, dan budaya organisasi berbasis nilai Islami agar kinerja berkelanjutan tercapai. “Kesuksesan organisasi ditentukan oleh kepemimpinan yang bijak, kompetensi yang kuat, budaya yang sehat, dan motivasi yang dilandasi nilai perjuangan. Dengan begitu, kinerja yang dihasilkan tidak hanya optimal tetapi juga membawa keberkahan,” jelasnya.

Sebelum menutup sidang, Prof. Dr. H. La Ode Husen, SH., M.Hum membacakan hasil resmi penilaian. Tim penguji sepakat memberikan nilai ujian disertasi dengan rata-rata 93,6 yang dikonversi ke dalam nilai A. Secara kumulatif, Surianto meraih rata-rata 3,95 selama menempuh Program Doktor Ilmu Manajemen dengan peminatan Manajemen Sumber Daya Manusia. Dengan hasil tersebut, ia dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Momen ini menegaskan bahwa capaian akademik Surianto tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu manajemen berbasis nilai Islami.(*)

 

Pos terkait