PINRANG – Dalam perjalanan menuju Kabupaten Enrekang untuk melaksanakan misi kemanusiaan, Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan mendadak menghentikan laju kendaraan setelah melihat kobaran api melalap sebuah rumah warga di Kampung Paleteang II, Kelurahan Temmasarangnge, Kabupaten Pinrang.
Tanpa menunggu lama, personel Brimob langsung turun tangan. Mereka bergabung dengan warga yang sebelumnya berupaya memadamkan api secara mandiri. Dengan peralatan seadanya, personel dan masyarakat berjibaku menaklukkan si jago merah, sekaligus mengamankan area sekitar agar api tidak merambat ke rumah lain.
Respons Cepat Selamatkan Warga
Berkat kesigapan personel dan sinergi warga, api berhasil dikendalikan. Potensi kerugian lebih besar pun dapat diminimalisasi. Setelah memastikan situasi aman, Tim SAR kembali melanjutkan perjalanan menuju Enrekang untuk menjalankan tugas kemanusiaan yang telah dijadwalkan.
Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Dr. Ramli, menegaskan bahwa tindakan cepat personelnya adalah wujud komitmen Brimob untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Personel Brimob tidak hanya menjalankan tugas sesuai penugasan, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan. Saat melihat kebakaran di tengah perjalanan, mereka langsung mengambil tindakan cepat demi keselamatan warga. Ini implementasi motto Brimob: Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” ujarnya.
Brimob Sebagai Pelindung dan Pengayom
Ramli menambahkan, setiap personel Brimob dibekali kemampuan penanganan keadaan darurat sehingga mampu memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi yang mengancam keselamatan masyarakat.
“Kami mengapresiasi sinergi masyarakat yang bersama-sama membantu proses pemadaman. Kehadiran Brimob bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam setiap situasi darurat,” tutupnya.
Momen ini meneguhkan citra Brimob sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penyelamat di saat masyarakat menghadapi musibah.






