PAREPARE– Kepolisian Resort Parepare bersama sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi dan finalisasi kesiapan pelaksanaan Bhayangkara Off Road Merdeka yang akan digelar akhir bulan ini, Jumat, 21 Agustus 2026 di Cafe Gazzas, Parepare.
Rapat dipimpin Wakapolres Parepare Kompol Syaharuddin, didampingi Kabag Ops Kompol Slamet Pariyanto, Ketua IOF Parepare Yasser Aslan Tjanring, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare Iskandar Nusu, serta perwakilan lintas sektor. Turut hadir Kasat Lantas, Kasat Intel, Kasat Reskrim, Kasatpol PP, Kodim, beberapa Kapolsek hingga perwakilan pengurus IOF Sulsel.
Dalam rapat tersebut, Wakapolres Parepare menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda berskala provinsi. Ia menjelaskan, khusus di Kota Parepare tidak ada jalur hutan yang dilalui peserta, melainkan langsung jalur beraspal menuju titik finis di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare. “Untuk Kota Parepare tak ada jalur hutan, cuma langsung jalan beraspal ke area finish,” tegas Syaharuddin.
Rute Lintas Daerah
Ketua Indonesia Offroad Federation (IOF) Kota Parepare, Yasser Aslan Tjanring memaparkan bahwa perjalanan Bhayangkara Off Road Merdeka akan dimulai dari SPN Batua, Makassar. Dari sana, peserta akan melintasi Kabupaten Maros dan Pangkep, sebelum bermalam dan berkemah di kawasan wisata Lappa Laona, Barru.
Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sidrap, dan akhirnya mengakhiri kegiatan di Kota Parepare. Event ini direncanakan dihadiri oleh Gubernur Sulsel, Kapolda Sulsel, jajaran Forkopimda, kepala daerah, serta komunitas offroad dari berbagai wilayah.
Kegiatan Bhayangkara Off Road Merdeka tahun ini akan diikuti oleh tiga kategori utama, yakni Extreme, Ovl 4×4, dan Ovl 4×2. Total peserta yang terdaftar mencapai 400 offroader, menjadikan event ini salah satu ajang otomotif terbesar di Sulawesi Selatan.
Dukungan Pemerintah Daerah
Kepala Disporapar Parepare, Iskandar Nusu, menegaskan bahwa pemerintah kota siap mendukung penuh kegiatan ini. Ia menyebut dukungan Walikota Parepare menjadi landasan utama dalam mempersiapkan segala kebutuhan acara.
“Pemerintah kota mensupport dan mendukung acara ini. Perlengkapan acara termasuk pendukung acara akan kami siapkan, karena jumlah peserta datang dari berbagai daerah. Momentum ini bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan, jadi kami akan lebih maksimal bekerja sama dengan IOF Sulsel dan Polda Sulsel,” jelasnya.
Iskandar menambahkan, kesiapan pemerintah mencakup fasilitas penginapan, konsumsi, hingga sarana pendukung di lokasi finis. Kehadiran ratusan peserta dari luar daerah dianggap sebagai peluang memperkenalkan Parepare sebagai kota yang ramah, terbuka, dan siap menjadi tuan rumah kegiatan berskala besar.
Magnet Offroad
Yasser Aslan Tjanring menegaskan kesiapan pihaknya menjadi tuan rumah yang baik. “Lokasi area finis, penginapan serta konsumsi bagi peserta tentu kami siapkan. Dengan dukungan pemerintah daerah, semua akan lebih mudah dan lancar,” ujarnya.
Dengan ditetapkannya Parepare sebagai lokasi akhir, kota ini berpotensi menjadi magnet baru bagi komunitas otomotif dan wisatawan. Lapangan Andi Makkasau akan menjadi saksi penutupan spektakuler Bhayangkara Offroad Merdeka, sekaligus menegaskan peran Parepare sebagai pusat kegiatan publik yang strategis di Sulawesi Selatan.






